Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan pembangunan proyek MRT Jakarta Fase 2A pada Selasa (12/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wapres memberikan apresiasi terhadap capaian progres konstruksi fisik yang saat ini telah menyentuh angka 59 persen.
Kegiatan peninjauan ini turut didampingi oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung serta jajaran Direksi PT MRT Jakarta (Perseroda). Berdasarkan data yang dilansir dari Investor Daily, integrasi antarwilayah menjadi fokus utama dalam pengembangan moda transportasi massal di ibu kota.
"Terima kasih juga Pak Gubernur, Pak Menhub. Ini adalah kerja-kerja bersama. Jadi untuk mewujudkan transportasi publik yang aman, nyaman, terintegrasi ini dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah," katanya saat meninjau MRT Fase 2A, Selasa (12/5/2026).
Gibran menyampaikan bahwa sinergi lintas wilayah sangat krusial, terutama dukungan dari kawasan aglomerasi di sekitar Jakarta. Ia menegaskan kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan sistem transportasi publik yang modern bagi masyarakat luas.
Wapres juga merujuk pada performa operasional MRT fase 1 yang dinilai sangat sukses. Selama setahun operasional, jalur tersebut tercatat telah melayani kebutuhan mobilisasi bagi sekitar 47 juta penumpang.
Data dari PT MRT Jakarta menunjukkan rincian progres yang bervariasi pada tiap segmen pekerjaan hingga 25 April 2026. Paket CP202 pada segmen Harmoni hingga Mangga Besar telah mencapai 65,02 persen, sedangkan CP203 rute Glodok ke Kota menyentuh 84,16 persen.
Proyek Fase 2A ini mencakup pembangunan tujuh stasiun bawah tanah dengan kedalaman antara 17 hingga 36 meter. Lokasi stasiun tersebut meliputi Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan berakhir di Stasiun Kota.
| Segmen Pekerjaan | Lokasi/Paket | Persentase Capaian |
|---|---|---|
| Total Keseluruhan | Fase 2A | 59,76% |
| Paket CP202 | Harmoni - Mangga Besar | 65,02% |
| Paket CP203 | Glodok - Kota | 84,16% |