Gelombang Panas Landa Eropa Barat Tembus Rekor dan Tewaskan 16 Orang

Gelombang Panas Landa Eropa Barat Tembus Rekor dan Tewaskan 16 Orang
Foto: Ilustrasi Gelombang Panas Landa Eropa Barat Tembus Rekor dan Tewaskan 16 Orang.

Gelombang panas ekstrem mematikan melanda wilayah Eropa Barat dalam beberapa hari terakhir hingga memicu lonjakan suhu antara 15 sampai 20 derajat di atas rata-rata normal. Fenomena cuaca ini mengakibatkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia di Prancis dan Inggris akibat pecahnya rekor suhu tertinggi sepanjang bulan Mei.

Kematian warga tercatat terjadi di dua negara, yakni tujuh orang tewas di Prancis dan sembilan orang meninggal di Inggris, seperti dilansir dari Media Indonesia. Pihak Kementerian Olahraga Prancis langsung mengeluarkan kebijakan pembatasan aktivitas fisik setelah seorang pelari paruh baya menderita serangan jantung.

Suhu tertinggi di Prancis mencatatkan rekor baru dalam sejarah negara tersebut ketika menyentuh angka 37,1 derajat celsius atau setara 98,8 derajat fahrenheit pada Senin (25/5) di Hossegor, departemen Landes. Lonjakan suhu ekstrem tersebut terkonfirmasi memicu sejumlah insiden fatal pada masyarakat di area terbuka.

Kondisi serupa terjadi di wilayah Inggris dan Wales yang mengalami pemecahan rekor suhu tertinggi sejak era Perang Dunia II. Kawasan Kew Gardens di London mencatat suhu mencapai 95,2 derajat fahrenheit, sementara Bandara Hawarden di Wales menyentuh angka 90 derajat fahrenheit.

Faktor tingginya suhu pada malam hari memperburuk risiko kesehatan masyarakat karena minimnya fasilitas pendingin udara di perumahan warga Eropa. Berdasarkan analisis meteorologi, cuaca ekstrem ini dipicu oleh intensitas fenomena kubah panas atau heat dome yang menetap di atas Semenanjung Iberia dan Eropa Barat.

Artikel terkait

Rekomendasi