Dokter Jantung Ungkap Gejala Diare Bisa Menjadi Tanda Serangan Jantung

Dokter Jantung Ungkap Gejala Diare Bisa Menjadi Tanda Serangan Jantung
Foto: Ilustrasi Dokter Jantung Ungkap Gejala Diare Bisa Menjadi Tanda Serangan Jantung.

Seorang dokter spesialis jantung mengungkapkan bahwa gejala diare dapat menjadi indikasi serangan jantung pada kelompok pasien tertentu dalam sebuah diskusi medis di Jakarta Selatan pada Senin (13/4/2026). Fenomena langka ini umumnya ditemukan pada pasien lanjut usia yang memiliki riwayat penyakit penyerta.

Gejala yang tidak lazim tersebut dialami oleh salah satu pasien dari dr Giovanno Rachmanda Maulana, SpJP, FIHA, yang bertugas di Siloam Heart Hospital. Dilansir dari Detik Health, kondisi ini dipicu oleh gangguan sistem saraf akibat penyakit diabetes yang diidap oleh pasien tersebut.

Kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes menyebabkan penurunan sensitivitas saraf otonom, termasuk saraf simpatis dan parasimpatis. Akibatnya, rasa nyeri hebat di bagian dada yang seharusnya menjadi alarm utama serangan jantung tidak lagi terasa oleh pasien.

Dr Gio menjelaskan bahwa kegagalan saraf jantung mengirimkan sinyal sakit ke otak membuat tubuh mencari jalur komunikasi lain untuk memberikan tanda bahaya. Dalam kasus ini, otak mengalihkan sinyal tersebut ke sistem pencernaan yang masih memiliki sensitivitas saraf cukup baik.

"Setelah itu dia langsung bergejolak perut, ngasih tanda. Mau nggak mau dia ngasih tanda dong ke badannya. Masak dia sakit jantung terus diem aja," ujar dr Giovanno Rachmanda Maulana, SpJP, FIHA dari Siloam Heart Hospital.

Menurutnya, respons tubuh berupa diare merupakan bentuk mekanisme pertahanan diri saat jantung sedang dalam kondisi kritis. Gejolak pada usus dan perut tersebut muncul sebagai pengganti rasa nyeri dada yang hilang akibat komplikasi diabetes pada persarafan.

Kondisi medis yang unik ini lebih sering ditemukan pada kelompok usia di atas 60 tahun. Pasien biasanya mengeluhkan gejala yang tidak spesifik seperti buang air besar cair dalam intensitas ringan namun disertai kondisi tubuh yang melemah secara drastis.

Meskipun diare sering kali hanya dianggap sebagai masalah kekurangan elektrolit, dr Gio mengingatkan agar masyarakat tetap waspada. Gejala pencernaan pada lansia dengan riwayat medis tertentu bisa menjadi penanda adanya masalah serius pada organ jantung.

Artikel terkait

Rekomendasi