Gates Foundation melakukan penyelidikan eksternal terhadap keterlibatan masa lalu pendirinya, Bill Gates, dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Dilansir dari Detik iNET, CEO Mark Suzman menginformasikan langkah audit ini kepada seluruh staf yayasan melalui memo resmi.
Pelaksanaan investigasi independen ini dilakukan menjelang kesaksian terjadwal Bill Gates di hadapan Kongres Amerika Serikat pada Juni mendatang. Kesaksian tersebut secara khusus akan membahas mengenai hubungan pribadinya dengan Epstein selama bertahun-tahun.
Proses peninjauan ini sudah berlangsung sejak Maret dengan dukungan penuh dari Bill Gates serta jajaran anggota dewan independen yayasan. Selain menilik riwayat interaksi masa lalu, tim auditor juga akan memeriksa prosedur penyeleksian kemitraan filantropi baru guna memperketat kebijakan internal.
Mark Suzman menjelaskan dalam memonya bahwa dewan yayasan sempat mengadakan pertemuan di London untuk membahas dampak berkas Epstein dari Departemen Kehakiman (DoJ). Penyelidikan ini juga menindaklanjuti laporan media mengenai taktik Epstein yang mencoba masuk ke lingkaran dalam Gates.
Dokumen Departemen Kehakiman sebanyak 3 juta halaman menunjukkan bahwa Epstein membangun jaringan perantara untuk mendekati miliarder teknologi tersebut. Nama-nama seperti Boris Nikolic dan Melanie Walker disebut terlibat dalam lingkaran ini, termasuk adanya upaya tekanan melalui mantan kenalan Gates, Mila Antonova.
Boris Nikolic menyatakan kepada media bahwa Epstein sempat memposisikan diri sebagai penengah dalam urusan dana ventura miliknya. Hal ini dilakukan Epstein untuk memanipulasi situasi demi kepentingan pribadinya.
"Kemudian menggunakan kebohongan untuk mengejar agendanya sendiri," lanjut Nikolic, Kepala Penasihat Sains.
Bill Gates sendiri sebelumnya telah menyampaikan penyesalan secara terbuka karena pernah berinteraksi dengan Epstein. Dalam forum publik yayasan awal tahun ini, Gates juga mengakui adanya kesalahan personal di masa lalu terkait hubungan dengan pihak tertentu.