Layanan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah AbangÔÇôRangkasbitung mengalami penghentian mendadak akibat kendala teknis pada Senin (4/5/2026) sore. Insiden ini menyebabkan penumpukan penumpang di dalam gerbong yang tertahan di jalur antara Stasiun Kebayoran Lama dan Pondok Ranji selama lebih dari satu jam.
Kondisi di dalam rangkaian kereta dilaporkan tidak kondusif lantaran sistem pendingin udara (AC) tidak berfungsi dan pencahayaan hanya menyala sebagian. Sejumlah penumpang terpaksa membuka jendela kereta untuk mendapatkan sirkulasi udara, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Putri, salah satu penumpang yang terjebak dalam perjalanan menuju Cisauk, membagikan pengalamannya saat tertahan di dalam rangkaian kereta yang berhenti tersebut.
"Gua udah ngedeprok satu jam di sini. Mau balik ke Cisauk. Lampu ada nyala, tapi AC mati. Ini orang-orang pada buka jendela, bayi ada yang nangis," ujar Putri.
Menurut keterangan Putri, masinis sempat memberikan pengumuman resmi mengenai adanya gangguan pada jaringan listrik aliran atas yang menjadi penyebab utama terhentinya laju kereta. Hingga pukul 17.44 WIB, para pengguna jasa Commuter Line dilaporkan masih tertahan di lokasi kejadian.
Pihak manajemen KAI Commuter memberikan konfirmasi terkait titik lokasi dan waktu awal terjadinya kendala prasarana tersebut.
"Di jam 16.30 terjadi gangguan prasarana LAA di antara Stasiun Jurangmangu dan Pondok Ranji, saat ini masih dalam penanganan petugas," ujar Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter.
Pihak operator menyampaikan permohonan maaf secara resmi atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pengguna jasa akibat gangguan tersebut. Saat ini, tim teknis dari KAI Commuter masih berada di lapangan untuk melakukan proses perbaikan agar mobilitas perjalanan kereta dapat segera kembali normal.