Gangguan Listrik KRL Lintas Tanah Abang Rangkasbitung Tertahan

Gangguan Listrik KRL Lintas Tanah Abang Rangkasbitung Tertahan
Foto: Ilustrasi Gangguan Listrik KRL Lintas Tanah Abang Rangkasbitung Tertahan.

Ratusan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Tanah Abang-Rangkasbitung tertahan di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (4/5/2026) malam akibat gangguan listrik aliran atas. Berdasarkan pantauan di lokasi pukul 19.48 WIB, kepadatan penumpang terjadi di lantai satu dan dua bangunan stasiun baik area lama maupun baru.

Kepadatan signifikan terlihat di koridor transit peron 5 dan 6 yang melayani rute Green Line, sebagaimana dilansir dari Megapolitan. Penumpukan penumpang terus meningkat seiring kedatangan pengguna jasa dari arah Manggarai, Sudirman, dan Bekasi yang hendak melakukan transit di Stasiun Tanah Abang.

Salah satu penumpang, Putri (54), menceritakan bahwa dirinya sudah terjebak di stasiun sejak pukul 17.00 WIB saat hendak pulang menuju Stasiun Cisauk. Ia mendapatkan informasi mengenai adanya sambaran petir dan kendala cuaca yang menghambat operasional kereta.

"Sudah dua jam lebih menunggu ya saya. KRL belum bisa operasional karena dari Pondok Ranji ke sampai Jurangmangu itu ada kena petir katanya," jelas Putri kepada Kompas.com.

Kondisi banjir di beberapa titik juga dilaporkan menjadi penyebab keterlambatan perjalanan malam itu. Putri pun telah memberikan kabar kepada keluarga di rumah mengenai keterlambatannya akibat kendala teknis tersebut.

"Dan juga ada sedikit banjir. Terus juga di Palmerah katanya banjir. Ya sudah saya menunggu dulu. Sudah ngabarin ke rumah, suami sama anak," kata dia.

Pihak manajemen KAI Commuter memberikan penjelasan resmi terkait kendala yang dialami pada sistem Listrik Aliran Atas (LAA). Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengonfirmasi adanya percikan api pada tiang LAA yang mengharuskan tindakan pemadaman listrik darurat demi keamanan.

"Untuk keselamatan perjalanan Commuter Line dan jaringan LAA, untuk sementara aliran LAA dimatikan," ujar Leza dalam keterangan tertulis, Senin.

Imbas dari insiden tersebut, jalur antara Pondok Ranji hingga Sudimara tidak dapat dilalui oleh rangkaian kereta sejak pukul 16.30 WIB. KAI Commuter terpaksa melakukan rekayasa operasional guna meminimalisasi dampak keterlambatan yang meluas di jalur tersebut.

"Untuk sementara perjalanan Commuter Line dari arah Rangkasbitung atau Parung Panjang hanya sampai Stasiun Serpong, sedangkan perjalanan Commuter Line dari arah Tanah Abang hanya sampai Stasiun Kebayoran," kata Leza.

Hingga saat ini, tim teknis masih terus berupaya melakukan penanganan di lokasi gangguan agar perjalanan KRL rute Green Line dapat segera kembali beroperasi secara normal.

Artikel terkait

Rekomendasi