Friderica Widyasari Dilantik Pejabat Baru Otoritas Jasa Keuangan

Friderica Widyasari Dilantik Pejabat Baru Otoritas Jasa Keuangan
Foto: Ilustrasi Friderica Widyasari Dilantik Pejabat Baru Otoritas Jasa Keuangan.

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi melantik Kepala Departemen serta Kepala OJK Daerah di Jakarta pada Senin (2/3/2026). Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat kesinambungan kinerja organisasi serta integritas lembaga.

Langkah strategis tersebut diambil demi menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional secara berkelanjutan, seperti dilansir dari Investortrust. Friderica Widyasari Dewi menegaskan pentingnya komitmen dari seluruh jajaran kepemimpinan yang baru demi memajukan organisasi tersebut.

"Momentum ini bukan sekadar pergantian jabatan administratif, melainkan penegasan komitmen institusi dalam memastikan kesinambungan kepemimpinan, penguatan integritas, serta peningkatan kinerja organisasi," kata Friderica Widyasari Dewi.

Dalam kesempatan tersebut, para pejabat baru juga diminta untuk mengutamakan sikap profesionalisme dan keteladanan yang kuat. Peningkatan tanggung jawab harus dipegang teguh selama mengemban amanah jabatan baru tersebut.

"Integritas harus menjadi fondasi utama, karena kepercayaan adalah modal terbesar lembaga ini," ujar Friderica Widyasari Dewi.

Sebanyak lima pejabat resmi menduduki posisi strategis baru di lingkungan pusat dan daerah. Jabatan Kepala OJK Institute (OJKI) kini dijabat oleh Kristrianti Puji Rahayu, sedangkan Rudy Agus P. Raharjo menempati posisi Kepala Departemen Organisasi, SDM dan Budaya (DOSB).

Selanjutnya, Parjiman resmi dilantik menjadi Kepala OJK Provinsi Bali (KODS). Sementara itu, wilayah OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (KOSR) dipimpin oleh Misran Pasaribu, dan posisi Kepala Departemen Pelindungan Konsumen (DPLK) kini diisi oleh Sabar Wahyono.

OJK berkomitmen penuh untuk terus memperkuat fungsi pelindungan konsumen melalui reorganisasi pejabat struktural ini. Langkah penyegaran kepemimpinan tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkeadilan di masa mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi