FKKS SD Swasta Kota Bandung Perkuat Sinergi demi Mutu Pendidikan

FKKS SD Swasta Kota Bandung Perkuat Sinergi demi Mutu Pendidikan
Foto: Ilustrasi FKKS SD Swasta Kota Bandung Perkuat Sinergi demi Mutu Pendidikan.

Sejumlah kepala sekolah Sekolah Dasar (SD) swasta yang berhimpun dalam Forum Komunikasi Kepala SD Swasta (FKKS) Kota Bandung terus merapatkan barisan. Langkah ini diambil untuk menghadapi berbagai tantangan pengelolaan pendidikan ke depan secara kolektif.

Upaya tersebut diwujudkan melalui agenda workshop dan silaturahmi yang berlangsung di Universitas Mandiri Kota Bandung pada Senin (25/5), seperti dilansir dari Media Indonesia. Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan komunikasi, bertukar pengalaman, serta membangun kolaborasi antarinstansi pendidikan.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Hermawan, turut hadir dan menyatakan komitmennya dalam menyokong peningkatan mutu pendidikan. Dukungan legislatif tersebut juga mencakup aspek pembenahan administrasi bagi seluruh sekolah swasta di wilayah tersebut.

Terkait birokrasi, Hermawan menyoroti proses pengurusan rekomendasi bagi satuan pendidikan. Ia menegaskan bahwa seluruh proses tersebut berjalan tanpa biaya, asalkan pihak sekolah mengikuti regulasi dan melengkapi dokumen persidangan yang telah ditetapkan.

"Kami sebagai legislatif di DPRD Kota Bandung sangat mendukung bahwa untuk mendapatkan rekomendasi itu tidak ada pungutan biaya. Tetapi ada prosedur yang harus ditempuh oleh satuan pendidikan untuk menyelesaikan syarat-syarat mendapatkan rekomendasi. Tidak ada pungutan dalam pengurusan rekomendasi," tegasnya.

Hermawan berpendapat bahwa pemerataan kualitas pendidikan sangat krusial. Hal ini diperlukan guna mengikis jurang pemisah yang lebar antarlembaga pendidikan di Kota Bandung.

"Kami dari DPRD Kota Bandung sangat mendukung adanya peningkatan kualitas seluruh SD di Kota Bandung, sehingga tidak ada kesenjangan kualitas yang jauh antara satu sekolah dengan sekolah lainnya. Mutu layanan pendidikan bagi anak-anak, meski bersekolah di SD swasta, tidak kurang dari kualitas yang diberikan di SD negeri," ujarnya.

Ajang silaturahmi yang diinisiasi oleh FKKS ini dinilai memiliki andil besar. Pertemuan tatap muka tersebut mampu menyatukan persepsi dan visi di antara para pemimpin sekolah swasta.

"Saya sangat mendukung silaturahmi yang dilaksanakan FKKS ini karena adanya komunikasi yang baik, sharing yang baik, sehingga muncul kesepahaman dalam perizinan, pengelolaan satuan pendidikan, dan berbagai hal lain agar kualitas belajar mengajar berlangsung dengan baik," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua FKKS SD Swasta Kota Bandung, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa kebersamaan menjadi fokus utama dalam pergerakan kali ini. Kerja sama antar sekolah diharapkan mampu memicu lahirnya berbagai prestasi baru.

"Kita ingin sekolah swasta ini punya kekuatan untuk bersilaturahmi, berkolaborasi, dan bersinergi untuk mencapai prestasi. Itu menjadi moto kita saat ini," tambahnya.

Iwan juga menggarisbawahi pentingnya aspek keberlanjutan dalam tubuh organisasi. Estafet kepemimpinan di masa mendatang harus tetap berpijak pada komitmen awal pembangunan sekolah swasta.

"Kami berharap siapa pun yang nanti melanjutkan estafet kepengurusan FKKS memiliki visi yang sama untuk membangun kebersamaan. Karena sekolah swasta memang perlu memiliki kemandirian," katanya.

Pemilihan Universitas Mandiri sebagai lokasi lokakarya diakui memiliki simbol tersendiri. Tempat tersebut dipilih sebagai pengingat bagi seluruh anggota akan pentingnya asas kemandirian.

"Ke depan kita ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Bandung, terutama yang membutuhkan layanan pendidikan terbaik. Melalui silaturahmi ini kita ingin saling berbagi bagaimana mengembangkan sekolah dan meningkatkan pelayanan pendidikan," ujarnya.

Sektor swasta dinilai pantas diposisikan sebagai rekan kerja strategis bagi pemerintah daerah. Kontribusi sekolah swasta dalam mencerdaskan masyarakat Kota Bandung tercatat sudah berlangsung sejak lama.

"Karena itu kami terus bekerja sama dengan berbagai lembaga, baik pemerintah maupun lembaga lain agar dapat terus tumbuh dan berkembang," tandas Iwan.

Mengenai tingkat partisipasi, Iwan memaparkan bahwa agenda ini dihadiri oleh sekitar 50 persen dari total anggota. Saat ini, terdapat sekitar 218 SD swasta yang secara resmi terdaftar di dalam naungan FKKS Kota Bandung.

Artikel terkait

Rekomendasi