Pemerintah Thailand mengklaim perayaan tahun baru tradisional Songkran kini menjadi magnet perhatian global sebagai salah satu festival termeriah di dunia pada Kamis (16/4/2026). Peningkatan skala perayaan nasional ini disebut mencerminkan daya tarik budaya yang semakin meluas setelah mendapat pengakuan resmi dari lembaga internasional.
Juru bicara Pemerintah Thailand, Rachada Dhnadirek, menyampaikan pada Rabu (15/4/2026) bahwa status Songkran sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia dari UNESCO menjadi faktor kunci penarik wisatawan mancanegara. Promosi besar-besaran dilakukan untuk menonjolkan aspek kegembiraan sekaligus tradisi yang ada, dilansir dari Detik Travel.
"Negara-negara di seluruh dunia mengetahui pengakuan ini, yang menarik orang dari berbagai penjuru untuk merasakan dimensi budaya, tradisi, dan kegembiraannya," kata Rachada.
Dukungan diplomatik turut memperkuat posisi festival ini melalui konten kreatif modern yang dipromosikan oleh 42 kedutaan besar di Thailand, termasuk perwakilan dari Inggris, India, China, hingga Amerika Serikat. Media-media internasional seperti Associated Press dan Reuters juga memberikan sorotan tajam pada tradisi penyiraman air di lokasi ikonik seperti Jalan Khao San.
Laporan luas dari berbagai kantor berita global ini dinilai memberikan dampak signifikan terhadap citra positif Thailand di mata dunia. Label 'World Water Festival' bahkan disematkan oleh Newswire of North America karena kontribusi besar festival tersebut terhadap penguatan sektor ekonomi dan pariwisata lokal.
"Festival Songkran diliput secara luas. Mereka menilai ini sebagai salah satu festival terbesar dan paling meriah di dunia. Ini mencerminkan kegembiraan sekaligus perpaduan unsur budaya dan modern," ungkap Rachada.
Selain kemeriahan acara, standar pengelolaan festival juga menjadi fokus utama pemerintah, terutama terkait aspek keamanan lalu lintas dan keselamatan pengunjung. Media internasional seperti The Straits Times turut melaporkan panduan perilaku dan langkah mitigasi risiko yang diterapkan selama perayaan berlangsung.
Penegasan mengenai standar operasional ini disebut Rachada sebagai bukti bahwa penyelenggaraan Songkran telah sejajar dengan festival berskala besar di tingkat internasional. Fokus pada keselamatan publik tetap menjadi prioritas guna menjaga reputasi Thailand sebagai destinasi wisata budaya yang aman.