Kedutaan Besar Thailand di Jakarta menyelenggarakan festival budaya bertajuk "Our Songkran: Experience Thailand in Jakarta" di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/4/2026). Perayaan Tahun Baru tradisional Thailand ini berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 17.30 WIB dengan menghadirkan beragam tradisi khas Negeri Gajah Putih.
Acara yang berlokasi di area Kedutaan Besar Thailand tersebut menghadirkan atmosfer autentik bagi warga ibu kota, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat, menjelaskan bahwa festival ini mengusung makna mendalam tentang penyucian diri dan awal yang baru.
"Istilah itu berasal dari bahasa Sanskerta, itu merujuk pada peralihan dari satu zodiak ke zodiak berikutnya. Mirip seperti di Tiongkok, saat Tahun Baru Imlek, mereka menggunakan kalender lunar, begitu pula di Thailand, yang merujuk pada tahun lunar kita," jelas Prapan Disyatat, Duta Besar Thailand untuk Indonesia.
Pihak kedutaan memanfaatkan momentum ini sebagai sarana diplomasi kebudayaan guna mempererat hubungan antar masyarakat. Selain perayaan untuk publik, keluarga kerajaan Thailand diketahui turut melaksanakan upacara keagamaan di istana.
"Ya, sekarang ini juga merupakan bagian dari program people-to-people connection kami. Kami ingin mempromosikan budaya kami setiap tahun. Setiap tahun kedutaan besar menyelenggarakan banyak acara: acara Songkran, kami juga mengadakan Festival Thailand," ungkap Prapan Disyatat, Duta Besar Thailand untuk Indonesia.
Diplomat tersebut juga menyinggung kebiasaan warga Thailand yang gemar merayakan momen ini di ruang terbuka dengan aktivitas air.
"Di Thailand cuacanya sangat basah karena kami suka menyiram air ke semua orang. Jadi, orang-orang suka keluar," tutur Prapan Disyatat, Duta Besar Thailand untuk Indonesia.
Fadya, salah satu kru acara, memaparkan sejumlah fasilitas edukatif bagi pengunjung, termasuk pameran biografi Memorial Queen Mother dan lokakarya pembuatan hidangan penutup Luk Chup. Fasilitas teknologi juga hadir melalui stan foto berbasis kecerdasan buatan.
"Nanti alatnya men-scan muka kita, terus kita pakai baju adat dari Thailand dan bisa milih," tutur Fadya, Kru Acara.
Pengunjung dapat mencetak hasil foto secara gratis setelah mencoba busana tradisional seperti Chud Thai Dusit secara virtual. Festival ini juga menyajikan bazar kuliner mulai dari Thai Chicken Rice hingga hidangan penutup Tub Tim Krob, sebelum ditutup dengan sesi karaoke lagu Thailand.