Ferrari Luce: Mobil Listrik Termahal Terbaru 2026 yang Mengejutkan Publik

Ferrari Luce: Mobil Listrik Termahal Terbaru 2026 yang Mengejutkan Publik
Foto: Ferrari Luce: Mobil Listrik Termahal Terbaru 2026 yang Mengejutkan Publik. (Illustration by Pexels)

Ferrari akhirnya resmi memasuki era elektrifikasi dengan memperkenalkan model listrik pertamanya yang diberi nama Luce. Kehadiran kendaraan berbasis baterai ini menandai langkah besar bagi pabrikan otomotif legendaris asal Italia tersebut.

Meskipun harga resminya belum diumumkan secara terbuka, Ferrari memberikan lampu hijau bagi Bloomberg untuk mempublikasikan estimasi harganya. Di pasar Eropa, mobil listrik mewah ini diperkirakan akan dibanderol mulai dari 550 ribu euro atau setara dengan Rp11,4 miliar.

Potensi Menjadi Mobil Listrik Termahal

Angka yang beredar saat ini masih bersifat estimasi dan berpotensi mengalami perubahan sekitar 10 persen. Perubahan harga ini kemungkinan besar baru akan difinalisasi menjelang pengiriman perdana ke tangan konsumen pada Oktober 2026 mendatang.

Jika estimasi tersebut akurat, Ferrari Luce diprediksi akan menjadi salah satu model produksi massal termahal di dunia, termasuk di pasar Australia. Tingginya harga ini dipengaruhi oleh posisi brand Ferrari serta teknologi baterai mutakhir yang diusungnya.

Di Australia, harga jual Luce diperkirakan akan melonjak drastis akibat kebijakan Pajak Mobil Mewah atau Luxury Car Tax (LCT). Dengan harga dasar sekitar US$900 ribu, konsumen di sana mungkin harus merogoh kocek hingga A$1,1 juta sebelum biaya tambahan lainnya.

Berikut adalah perbandingan estimasi harga Ferrari Luce dengan beberapa model mewah lainnya di Australia:

Model Kendaraan Estimasi Harga (Dollar Australia)
Ferrari Luce (Estimasi) A$1.100.000
Rolls-Royce Spectre Black Badge A$933.000
Ferrari 849 Testarossa A$932.648
Ferrari 12Cilindri Convertible A$886.800
Ferrari Purosangue A$728.000

Tabel di atas menunjukkan bahwa posisi harga Luce jauh melampaui model-model Ferrari lainnya yang masih menggunakan mesin konvensional. Bahkan, harganya diprediksi mengalahkan Rolls-Royce Spectre yang saat ini memegang takhta mobil listrik termahal di Australia.

Strategi Masa Depan Ferrari

Ferrari sudah membuka keran pemesanan untuk Luce sejak awal tahun 2026. Meskipun berfokus pada teknologi listrik, pabrikan ini tetap berkomitmen untuk terus memproduksi kendaraan bermesin bensin dan hybrid di masa mendatang.

Strategi ini dilakukan agar pelanggan tetap memiliki pilihan sesuai dengan preferensi berkendara mereka. Ferrari memproyeksikan bahwa pada akhir dekade ini, lini kendaraan listrik murni akan menyumbang sekitar 20 persen dari total penjualan global mereka.

Sementara itu, porsi mayoritas penjualan sebesar 80 persen diharapkan tetap didominasi oleh kombinasi model bermesin pembakaran internal dan teknologi hybrid. Langkah ini diambil demi menjaga warisan performa tinggi yang selama ini melekat pada logo kuda jingkrak tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi