Bulan Mei 2026 akan dihiasi oleh berbagai fenomena astronomi menarik, mulai dari hujan meteor hingga kemunculan komet dan fenomena bulan biru yang langka. Berikut adalah 7 daftar fenomena langit yang diperkirakan akan menghiasi langit sepanjang bulan Mei 2026.
- Bulan purnama "Flower Moon" (1 Mei) ÔÇö Fenomena bulan purnama pertama di bulan Mei yang juga berstatus sebagai micro moon karena posisinya berada di titik terjauh dari bumi.
- Komet PANSTARRS di belahan bumi selatan (5 Mei) ÔÇö Komet ini akan mencapai posisi pengamatan terbaik setelah matahari terbenam di arah barat daya bagi pengamat di belahan bumi selatan.
- Hujan meteor Eta Aquariids (6 Mei) ÔÇö Puncak hujan meteor yang berasal dari sisa puing Komet Halley ini paling jelas terlihat dari lokasi gelap di belahan bumi selatan.
- Musim pengamatan Bima Sakti dimulai (pertengahan Mei) ÔÇö Waktu ideal untuk menyaksikan inti Galaksi Bima Sakti atau "Great Rift" di langit tenggara saat kondisi langit gelap tanpa polusi cahaya.
- Supermoon Baru dan Langit Gelap (16 Mei) ÔÇö Kondisi bulan baru yang berada di posisi terdekat dengan bumi, menciptakan langit yang sangat gelap dan cocok untuk pengamatan gugus bintang Hercules.
- Bulan sabit dan Venus berdampingan (18 Mei) ÔÇö Konjungsi antara bulan sabit tipis dengan planet Venus yang dapat diamati di langit barat sekitar 45 menit setelah matahari terbenam.
- Blue Moon atau Bulan Biru (31 Mei) ÔÇö Fenomena bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender yang juga merupakan micro moon dengan ukuran tampak 14 persen lebih kecil dari biasanya.