Otoritas federal Amerika Serikat dan FBI tengah menyelidiki kasus kematian serta hilangnya belasan peneliti nuklir dan luar angkasa yang terjadi sejak tahun 2022. Fenomena ini memicu kekhawatiran karena beberapa insiden melibatkan ilmuwan di posisi strategis dalam keadaan yang dianggap mencurigakan.
Data yang dihimpun menunjukkan sejumlah nama besar dilaporkan hilang dalam kurun waktu 2023 hingga 2026, termasuk Monica Reza, Melissa Casias, Anthony Chavez, Steven Garcia, hingga pensiunan Mayor Jenderal Angkatan Udara William Neil McCasland. Rentetan kejadian ini mencakup ahli dari Jet Propulsion Laboratory NASA dan pakar teknologi nuklir.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan perhatian khusus terhadap situasi ini setelah mengadakan pertemuan resmi. Trump menyatakan kecurigaannya terhadap pola kejadian yang menimpa para peneliti tersebut dalam pernyataan pekan lalu.
"Saya harap ini hanya kebetulan, tapi kita akan mengetahuinya dalam satu setengah minggu ke depan. Saya baru saja menyelesaikan pertemuan tentang topik tersebut," kata Presiden AS Donald Trump.
Investigasi kini dipimpin oleh biro penyelidik federal dengan melibatkan berbagai departemen strategis pemerintah. Langkah ini diambil untuk memetakan adanya keterkaitan antara satu kasus dengan kasus lainnya yang melibatkan para ahli kedirgantaraan tersebut.
"FBI mempelopori upaya mencari keterkaitan para ilmuwan yang hilang dan meninggal tersebut. Kami bekerja sama dengan Departemen Energi, Departemen Perang, serta mitra penegak hukum tingkat negara bagian dan lokal kami untuk menemukan jawaban," sebut FBI.
Salah satu kasus yang menjadi sorotan tajam adalah kematian Joshua LeBlanc (29), seorang pemimpin tim proyek propulsi nuklir di NASA. Dilansir dari Detik iNET, LeBlanc tewas pada 22 Juli 2025 dalam kecelakaan mobil fatal di Huntsville, Alabama, setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya.
Keluarga LeBlanc menyatakan adanya kejanggalan karena korban meninggalkan ponsel dan dompet di rumah serta melakukan perjalanan ke arah barat yang bukan merupakan jadwal rutinnya. Polisi mengonfirmasi identitas jenazah yang hangus terbakar itu tiga hari pasca kejadian melalui Departemen Ilmu Forensik Alabama.
Semasa hidupnya, LeBlanc memiliki peran krusial dalam pengembangan teknologi Space Nuclear Propulsion (SNP) untuk misi ke planet Mars. Selain itu, ia menjabat sebagai pemimpin tim pada proyek Demonstration Rocket for Agile Cislunar Operation (DRACO) yang berfokus pada mesin termal nuklir.
Selain LeBlanc, tercatat beberapa nama ilmuwan lain seperti Michael David Hicks, Frank Maiwald, Nuno Loureiro, Jason Thomas, Amy Eskridge, dan Carl Grillmair yang meninggal dunia dalam rentang 2022 hingga 2026. Hingga saat ini, FBI terus melakukan koordinasi dengan otoritas lokal guna mencari jawaban pasti atas rangkaian insiden tersebut.