Petugas Evakuasi 136 Penghuni Kebakaran Apartemen Mediterania Jakarta

Petugas Evakuasi 136 Penghuni Kebakaran Apartemen Mediterania Jakarta
Foto: Ilustrasi Petugas Evakuasi 136 Penghuni Kebakaran Apartemen Mediterania Jakarta.

Sebanyak 136 penghuni berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat saat kebakaran melanda Tower C Apartemen Mediterania Garden Residence, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4/2026). Api yang diduga berasal dari korsleting panel listrik di lantai basement ini memicu kepanikan massal di lokasi kejadian.

Dilansir dari Megapolitan, Sudin Gulkarmat Jakarta Barat mengerahkan total 26 unit mobil pemadam dengan 130 personel untuk memadamkan api yang muncul sejak pukul 07.31 WIB. Operasi penyelamatan baru dinyatakan selesai sekitar pukul 16.00 WIB akibat pekatnya kepulan asap yang memenuhi bangunan hingga ke lantai 33.

Selain ratusan orang yang dievakuasi ke area aman, terdapat 22 penghuni lainnya yang harus dirujuk ke sejumlah rumah sakit, termasuk RS Pelni dan RS Royal Taruma. Di tengah proses evakuasi yang menegangkan, personel Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Seman Riyadi, sempat memberikan instruksi darurat kepada penghuni yang terjebak di lantai atas.

Seman menceritakan pengalamannya saat dihampiri seorang pria yang sedang melakukan panggilan video dengan ibunya yang terperangkap di lantai 23. Petugas segera mengambil alih komunikasi untuk menenangkan korban yang mulai panik melihat kepulan asap di area tempat tinggalnya.

"Jadi dia lagi video call, dikabari masih belum bisa evakuasi karena posisinya di lantai 23, datang ke posko terus nanya ke saya," ucap Seman kepada Kompas.com di lokasi, Kamis.

Setelah mengetahui koordinat unit korban, Seman langsung meminta tim evakuasi untuk memprioritaskan lantai tersebut. Ia juga memberikan panduan teknis kepada penghuni agar tidak menghirup asap beracun yang mulai masuk ke dalam ruangan.

"Di situ saya bilangin supaya jangan panik. Terus kalau ada handuk, kain dibasahin ditaruh di bawah pintu biar asap tidak masuk ke unitnya, intinya dalam kondisi seperti itu jangan panik dulu," kata Seman.

Seman menambahkan instruksi lebih lanjut agar korban tetap berada di posisi rendah guna menjaga asupan oksigen. Ia memastikan bahwa langkah-langkah pencegahan dasar sangat krusial sebelum tim penyelamat tiba di titik lokasi.

"Terus saya bilang basahin semua kain pokoknya, jongkok di bawah saja sambil tunggu karena di momen gitu oksigen di bawah itu masih banyak," tuturnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil positif setelah tim gabungan berhasil menjangkau unit di lantai 23. Korban berhasil dibawa turun tanpa mengalami cedera fisik di tengah kondisi apartemen yang dipenuhi asap tebal.

"Sudah, sudah selamat, langsung dijemput sama tim evakuasi ya, diprioritaskan, tidak ada (luka)," tutup Seman.

Terkait penyebab awal peristiwa ini, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, memberikan penjelasan berdasarkan temuan tim di lapangan. Ia menyebutkan bahwa alarm kebakaran berbunyi segera setelah terdeteksi adanya gangguan pada sistem kelistrikan.

"Menurut keterangan Bapak Ajis, petugas safety apartemen, telah terjadi korsleting listrik di bagian panel lantai 1 basement. Kemudian. alarm pemadam berbunyi dan petugas melaporkan ke pemadam terdekat," ucap Isnawa dalam keterangan resminya, Kamis.

Proses pendinginan area terus dilakukan hingga sore hari guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Pihak kepolisian dan pengelola apartemen kini tengah mendata kerugian materil akibat insiden yang sempat melumpuhkan aktivitas penghuni tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi