Evakuasi Pendaki Jatuh di Jurang 300 Meter Gunung Semeru, 4 Hari Terjebak Kondisi Lemas

Evakuasi Pendaki Jatuh di Jurang 300 Meter Gunung Semeru, 4 Hari Terjebak Kondisi Lemas
Foto: Evakuasi Pendaki Jatuh di Jurang 300 Meter Gunung Semeru, 4 Hari Terjebak Kondisi Lemas. (Illustration by Pexels)

Upaya penyelamatan terhadap seorang pendaki remaja berinisial C (18) yang terperosok ke dalam jurang di sisi barat Gunung Semeru masih terus berlangsung. Hingga hari Kamis (4/6), pemuda tersebut tercatat sudah terjebak selama empat hari sejak kejadian pada Senin (1/6) lalu.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa keterbatasan peralatan menjadi salah satu penghambat utama proses evakuasi sebelumnya. Guna mengatasi masalah tersebut, pihaknya telah menerjunkan tim tambahan dengan perlengkapan yang lebih mumpuni ke lokasi kejadian.

Daftar perlengkapan tambahan yang dikerahkan tim SAR untuk mempercepat evakuasi:

  • Peralatan High Angle Rescue Technique (HART) khusus untuk penyelamatan di ketinggian ekstrem.
  • Perangkat Starlink guna memastikan kelancaran komunikasi antarpersonel di medan sulit.

Penambahan alat ini diharapkan dapat mempercepat proses pengangkatan korban dari dasar jurang. Selain kendala alat, kondisi geografis Gunung Semeru yang memiliki jalur terjal dan banyak jurang curam juga menuntut kewaspadaan tinggi dari para petugas.

Kondisi Korban dan Tantangan Medan

Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya, Imam Nahrowi, memaparkan bahwa posisi korban berada pada kedalaman sekitar 300 meter. Lokasi tersebut memiliki tingkat kemiringan yang sangat ekstrem dan hampir menyerupai dinding vertikal.

Berdasarkan laporan terbaru dari tim di lapangan, korban dilaporkan mengalami cedera fisik akibat terjatuh. Pergelangan kaki kanan korban mengalami pembengkakan yang cukup serius sehingga sulit untuk bergerak secara mandiri.

Berikut adalah rincian jumlah personel dan rencana teknik penyelamatan yang akan digunakan:

Komponen Evakuasi Keterangan
Jumlah Tim di Dasar Jurang 6 Personel
Jumlah Tim di Atas Tebing 30 Personel
Total Personel Gabungan 36 Orang
Teknik Penyelamatan Hauling System (Teknik Vertikal)

Data di atas menunjukkan pengerahan skala besar untuk mengangkat korban dari kedalaman 300 meter. Saat ini, tim di lapangan masih menunggu seluruh peralatan tiba untuk segera memulai proses penarikan korban ke atas tebing.

Kronologi Pendakian Ilegal

Insiden ini bermula saat korban melakukan pendakian bersama dua orang rekannya. Ketiganya diketahui menempuh jalur tidak resmi atau ilegal melalui Candi Jawar yang berada di Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Malang.

Meski korban terjatuh dan terjebak di lokasi yang sangat berbahaya, dua rekan pendaki lainnya dilaporkan dalam kondisi selamat. Saat ini, fokus utama tim gabungan adalah memastikan korban dapat segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Artikel terkait

Rekomendasi