Embarkasi Makassar Resmi Tutup Pemberangkatan Jemaah Haji 2026

Embarkasi Makassar Resmi Tutup Pemberangkatan Jemaah Haji 2026
Foto: Ilustrasi Embarkasi Makassar Resmi Tutup Pemberangkatan Jemaah Haji 2026.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Makassar resmi menutup seluruh rangkaian pemberangkatan jemaah haji musim 1447 H/2026 M. Kepastian ini menyusul keberangkatan Kelompok Terbang 43 UPG yang lepas landas pada Kamis, 21 Mei 2026 dini hari, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia.

Kelompok terbang pamungkas ini mendapat julukan sebagai Kloter Nusantara karena mengintegrasikan jemaah dari sepuluh kabupaten di Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Maluku. Agenda pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Muhammad Lalan Jaya, serta Kepala Bagian Tata Usaha Kemenhaj Sulsel, H. Muflihuddin Syam.

Ketua PPIH Embarkasi Makassar, H. Ikbal Ismail memberikan sejumlah penegasan krusial mengenai keragaman daerah asal jemaah dalam rombongan terakhir ini saat menyampaikan sambutan resmi.

"Ini kloter paling beragam. Ada perwakilan dari hampir seluruh wilayah timur Indonesia," ujarnya dalam sambutan.

Pihak otoritas embarkasi kemudian melanjutkan pengarahan teknis mengenai pembekalan tata cara niat ihram. Kekeliruan dalam melafalkan niat berpotensi besar mengubah alur ibadah para jemaah saat berada di Tanah Suci.

"Perhatikan, sekitar satu jam sebelum mendarat di Jeddah, para jemaah akan melewati Yalamlam (miqat). Di sinilah niat diucapkan," tegas Ikbal.

Skema pelaksanaan ibadah terbagi menjadi pola Haji Ifrad dan Haji TamattuÔÇÖ. Jemaah Haji Ifrad berniat langsung untuk haji dan dilarang melepas pakaian ihram hingga seluruh rangkaian ibadah rampung, sedangkan jemaah Haji TamattuÔÇÖ mengawalinya dengan niat umrah.

"Jangan ikut-ikutan teman yang tamattu' melepas ihram kalau kalian ifrad. Haji ifrad tidak boleh melepas pakaian ihram sampai semuanya selesai," pesan Ikbal dengan tegas, mengantisipasi kebingungan di lapangan.

Masalah mendasar lainnya yang menjadi sorotan PPIH adalah kewajiban menjaga aurat selama mengenakan dua lembar kain putih tanpa jahitan bagi jemaah laki-laki, terutama saat beraktivitas di toilet atau sedang tidur.

"Karena kita hanya dibungkus pakaian ihram, tolong dijaga baik-baik auratnya. Jangan sampai saat tidur tergulung, apalagi saat masuk toilet. Ini bagian dari menjaga kesucian ibadah," pesannya.

Ketua PPIH Embarkasi Makassar berharap agar para jemaah di kloter penutup ini mampu menjaga kondisi fisik, mematuhi instruksi petugas, serta menjadi rombongan yang teladan selama berada di Arab Saudi.

"Selamat menjalankan ibadah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur. Terima kasih kepada seluruh petugas yang setia mendampingi hingga kloter terakhir," tutup Ikbal disambut takbir para jemaah yang bersiap menuju pesawat.

Secara keseluruhan, Embarkasi Makassar berhasil memberangkatkan total 43 kloter pada musim haji tahun ini. Meski demikian, tercatat ada 20 kursi pesawat yang kosong serta 5 jemaah yang dilaporkan wafat hingga Rabu, 20 Mei 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi