Kehidupan seorang Muslim tidak terlepas dari ujian dan cobaan yang menjadi bagian dari ketetapan Allah SWT. Al-QurÔÇÖan menegaskan bahwa manusia pasti akan diuji dengan ketakutan, kehilangan, hingga penderitaan, seperti dikutip dari Cahaya.
Islam memberikan tuntunan berupa dzikir dan doa sebagai penopang hati agar tetap tenang menghadapi ujian. Amalan spiritual ini berfungsi sebagai sarana penyucian jiwa serta penguat keimanan hamba.
Ujian hidup menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas iman dan ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT. Hal ini dijelaskan dalam buku Dzikir Pagi dan Petang karya Syaikh SaÔÇÖid bin ÔÇÿAli bin Wahf al-Qahthani.
Sabar dan dzikir saat menghadapi kesulitan juga dapat menjadi sebab dihapusnya dosa serta diangkatnya derajat seseorang. Pandangan tersebut ditegaskan oleh Imam Ibnu Qayyim dalam Bad─üÔÇÖiÔÇÿul Faw─üÔÇÖid.
IstirjaÔÇÖ Sebagai Dzikir Utama
Kalimat istirjaÔÇÖ merupakan dzikir paling utama yang dianjurkan Al-QurÔÇÖan ketika seseorang tertimpa musibah.
ÏÑ┘É┘å┘æ┘ÄϺ ┘ä┘É┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É ┘ê┘ÄÏÑ┘É┘å┘æ┘ÄϺ┘ô ÏÑ┘É┘ä┘Ä┘è┘Æ┘ç┘É Ï▒┘Ä┘░ϼ┘ÉÏ╣┘Å┘ê┘å┘Ä
Artinya: ÔÇ£Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.ÔÇØ
Imam Al-Qurthubi menjelaskan bahwa kalimat ini mengandung pengakuan kepemilikan mutlak Allah atas manusia serta kepastian kembali kepada-Nya. Ucapan ini menjadi bentuk ketundukan total yang mampu meredam emosi.
Rasulullah SAW juga mengajarkan tambahan doa untuk mengiringi kalimat istirjaÔÇÖ tersebut:
Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä Ïú┘ÆÏ¼┘ÅÏ▒┘Æ┘å┘É┘è ┘ü┘É┘è ┘à┘ÅÏÁ┘É┘èÏ¿┘ÄϬ┘É┘è ┘ê┘ÄÏú┘ÄÏ«┘Æ┘ä┘É┘ü| ┘ä┘É┘è Ï«┘Ä┘è┘ÆÏ▒┘ïϺ ┘à┘É┘å┘Æ┘ç┘ÄϺ
Artinya: ÔÇ£Ya Allah, berilah aku pahala atas musibah ini dan gantikan dengan yang lebih baik.ÔÇØ
Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI menyebut doa ini sebagai harapan aktif agar ujian mendatangkan kebaikan yang lebih besar.
Dzikir Rasulullah SAW Saat Kesusahan
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, terdapat bacaan khusus yang diamalkan Rasulullah SAW ketika menghadapi situasi sulit:
┘ä┘ÄϺ ÏÑ┘É┘ä┘Ä┘ç┘Ä ÏÑ┘É┘ä┘æ┘ÄϺ Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘ŠϺ┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ©┘É┘è┘à┘ŠϺ┘ä┘ÆÏ¡┘Ä┘ä┘É┘è┘à┘ÅÏî ┘ä┘ÄϺ ÏÑ┘É┘ä┘Ä┘ç┘Ä ÏÑ┘É┘ä┘æ┘ÄϺ Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘ŠϺ┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ▒┘ÆÏ┤┘É Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ©┘É┘è┘à┘ÉÏî ┘ä┘ÄϺ ÏÑ┘É┘ä┘Ä┘ç┘Ä ÏÑ┘É┘ä┘æ┘ÄϺ Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘ŠϺ┘äÏ│┘æ┘Ä┘à┘ÄϺ┘ê┘ÄϺϬ┘É ┘ê┘ÄÏ▒┘ÄÏ¿┘æ┘ŠϺ┘ä┘ÆÏú┘ÄÏ▒┘ÆÏÂ┘É ┘ê┘ÄÏ▒┘ÄÏ¿┘æ┘ŠϺ┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ▒┘ÆÏ┤┘É Ïº┘ä┘Æ┘â┘ÄÏ▒┘É┘è┘à┘É
L─ü il─üha illall─ühul ÔÇÿazh─½mul hal─½m, l─ü il─üha illall─ühu rabbul ÔÇÿarsyil ÔÇÿazh─½m, l─ü il─üha illall─ühu rabbus sam─üw─üti wa rabbul ardhi wa rabbul ÔÇÿarsyil kar─½m
Artinya: ÔÇ£Tiada tuhan yang patut disembah selain Allah Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tiada tuhan yang patut disembah selain Allah Pemilik ÔÇÿArsy yang agung. Tiada tuhan yang patut disembah selain Allah Pencipta langit, Pencipta bumi, Pemilik ÔÇÿArsy yang mulia.ÔÇØ
Syaikh Abdul Aziz bin Baz dalam Fiqh Doa dan Dzikir menjelaskan bahwa menyebut keagungan Allah saat sulit dapat menumbuhkan ketenangan batin yang kuat.
Doa Kesembuhan Saat Sakit
Sakit merupakan salah satu bentuk musibah yang paling sering dialami manusia. Rasulullah SAW mengajarkan doa kesembuhan berikut ini:
Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘Ä Ïº┘ä┘å┘æ┘ÄϺÏ│┘É Ïú┘ÄÏ░┘Æ┘ç┘ÉÏ¿┘É Ïº┘ä┘ÆÏ¿┘ÄÏú┘ÆÏ│┘ÄÏî ϺÏ┤┘Æ┘ü┘É Ïú┘Ä┘å┘ÆÏ¬┘Ä Ïº┘äÏ┤┘æ┘ÄϺ┘ü┘É┘èÏî ┘ä┘ÄϺ Ï┤┘É┘ü┘ÄϺÏí┘Ä ÏÑ┘É┘ä┘æ┘ÄϺ Ï┤┘É┘ü┘ÄϺÏñ┘Å┘â┘Ä Ï┤┘É┘ü┘ÄϺÏí┘ï ┘ä┘ÄϺ ┘è┘ÅÏ║┘ÄϺϻ┘ÉÏ▒┘Å Ï│┘Ä┘é┘Ä┘à┘ïϺ
All─ühumma rabban n─üsi, adzhibil baÔÇÖsa. Isyfi. Antas sy─üf─½. L─ü syif─üÔÇÖa ill─ü syif─üÔÇÖuka, syif─üÔÇÖan l─ü yugh─üdiru saqaman
Arti: ÔÇ£Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit. Sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.ÔÇØ
Berdasarkan riwayat Aisyah RA dalam HR Bukhari-Muslim, Nabi membaca doa tersebut saat menjenguk orang sakit. Syaikh Abdurrazzaq al-Badr menyebutnya sebagai bentuk pengakuan bahwa kesembuhan sejati berasal dari Allah.
Rasulullah SAW juga mengajarkan doa ruqyah untuk sahabat yang sedang menderita sakit:
Ϻ┘à┘ÆÏ│┘ÄÏ¡┘É Ïº┘ä┘ÆÏ¿┘ÄÏú┘ÆÏ│┘Ä Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘Ä Ïº┘ä┘å┘æ┘ÄϺÏ│┘É Ï¿┘É┘è┘ÄÏ»┘É┘â┘Ä Ïº┘äÏ┤┘æ┘É┘ü┘ÄϺÏí┘Å ┘ä┘ÄϺ ┘â┘ÄϺÏ┤┘É┘ü┘Ä ┘ä┘Ä┘ç┘Å ÏÑ┘É┘ä┘æ┘ÄϺ Ïú┘Ä┘å┘ÆÏ¬┘Ä
Imsahil baÔÇÖsa rabban n─üsi. Bi yadikas syif─üÔÇÖu. L─ü k─üsyifa lah┼½ ill─ü anta
Artinya: ÔÇ£Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mulah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Engkau.ÔÇØ
Selain itu, terdapat doa yang dianjurkan dibaca sebanyak 7 kali di hadapan orang sakit berdasarkan riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi:
Ïú┘ÄÏ│┘ÆÏú┘Ä┘ä┘ŠϺ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Ä Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ©┘É┘è┘à┘Ä Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘Ä Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ▒┘ÆÏ┤┘É Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ©┘É┘è┘à┘É Ïú┘Ä┘å┘Æ ┘è┘ÄÏ┤┘Æ┘ü┘É┘è┘Ä┘â┘Ä
Artnyai: ÔÇ£Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan ÔÇÿArsy yang megah, agar menyembuhkanmu.ÔÇØ
Dzikir Preventif Sebagai Benteng Perlindungan
Islam mengajarkan langkah preventif melalui pembacaan tiga surat pendek pada waktu pagi dan petang sebanyak 3 kali.
1. Surah Al-Ikhlas
┘é┘Å┘ä┘Æ ┘ç┘Å┘ê┘Ä Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å Ïú┘ÄÏ¡┘ÄÏ»┘îÏî Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘ŠϺ┘äÏÁ┘æ┘Ä┘à┘ÄÏ»┘ÅÏî ┘ä┘Ä┘à┘Æ ┘è┘Ä┘ä┘ÉÏ»| ┘ê┘Ä┘ä┘Ä┘à┘Æ ┘è┘Å┘ê┘ä┘ÄÏ»┘ÆÏî ┘ê┘Ä┘ä┘Ä┘à┘Æ ┘è┘Ä┘â┘Å┘å ┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å ┘â┘Åf┘Å┘ê┘ïϺ Ïú┘ÄÏ¡┘ÄÏ»┘î
Qul huwallāhu ahad. Allāhus shamad. Lam yalid wa lam yūlad. Wa lam yakun lahu kufuwan ahad
Artinya: ÔÇ£Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah tempat bergantung segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.ÔÇØ
2. Surah Al-Falaq
┘é┘Å┘ä┘Æ Ïú┘ÄÏ╣┘Å┘êÏ░┘Å Ï¿┘ÉÏ▒┘ÄÏ¿┘æ┘É Ïº┘ä┘Æ┘ü┘Ä┘ä┘Ä┘é┘ÉÏî ┘à┘É┘å Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É ┘à┘ÄϺ Ï«┘Ä┘ä┘Ä┘é┘ÄÏî ┘ê┘Ä┘à┘É┘å Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É Ï║┘ÄϺÏ│┘É┘é┘ì ÏÑ┘ÉÏ░┘ÄϺ ┘ê┘Ä┘é┘ÄÏ¿┘ÄÏî ┘ê┘Ä┘à┘É┘å Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É Ïº┘ä┘å┘æ┘Ä┘ü┘æ┘ÄϺϽ┘ÄϺϬ┘É ┘ü┘É┘è Ϻ┘ä┘ÆÏ╣┘Å┘é┘ÄÏ»┘ÉÏî ┘ê┘Ä┘à┘É┘å Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É Ï¡┘ÄϺÏ│┘ÉÏ»┘ì ÏÑ┘ÉÏ░┘ÄϺ Ï¡┘ÄÏ│┘ÄÏ»┘Ä
Qul aÔÇÿ┼½dzu birabbil falaq. Min sharri m─ü khalaq. Wa min sharri gh─üsiqin idz─ü waqab. Wa min sharrin naff─üts─üti fil ÔÇÿuqad. Wa min sharri h─üsidin idz─ü hasad
3. Surah An-Naas
┘é┘Å┘ä┘Æ Ïú┘ÄÏ╣┘Å┘êÏ░┘Å Ï¿┘ÉÏ▒┘ÄÏ¿┘æ┘É Ïº┘ä┘å┘æ┘ÄϺÏ│┘ÉÏî ┘à┘Ä┘ä┘É┘â┘É Ïº┘ä┘å┘æ┘ÄϺÏ│┘ÉÏî ÏÑ┘É┘ä┘Ä┘ç┘É Ïº┘ä┘å┘æ┘ÄϺÏ│┘ÉÏî ┘à┘É┘å Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É Ïº┘ä┘Æ┘ê┘ÄÏ│┘Æ┘ê┘ÄϺÏ│┘É Ïº┘ä┘ÆÏ«┘Ä┘å┘æ┘ÄϺÏ│┘ÉÏî Ϻ┘ä┘æ┘ÄÏ░┘É┘è ┘è┘Å┘ê┘ÄÏ│┘Æ┘ê┘ÉÏ│┘Å ┘ü┘É┘è ÏÁ┘ÅÏ»┘Å┘êÏ▒┘É Ïº┘ä┘å┘æ┘ÄϺÏ│┘ÉÏî ┘à┘É┘å┘Ä Ïº┘ä┘ÆÏ¼┘É┘å┘æ┘ÄÏ®┘É ┘ê┘ÄϺ┘ä┘å┘æ┘ÄϺÏ│┘É
Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr menjelaskan bahwa ketiga surah ini memiliki keutamaan besar untuk melindungi diri dari sihir, ÔÇÿain, maupun gangguan non-fisik lainnya.
Ibnu Qayyim bahkan menyatakan dalam Bad─üÔÇÖiÔÇÿul Faw─üÔÇÖid bahwa kebutuhan manusia terhadap perlindungan dua surah terakhir melebihi kebutuhan terhadap udara, makanan, minuman, dan pakaian.
Hikmah Spiritual di Balik Ujian
Amalan dzikir saat tertimpa cobaan memberikan dampak nyata, seperti menghadirkan ketenangan jiwa dan menstabilkan hati yang bergejolak karena merasa dekat dengan Sang Pencipta.
Dzikir juga menjadi jalan penghapusan dosa dan pembuka pintu pahala besar. Setiap kesulitan, bahkan luka kecil sekalipun, dapat menjadi sebab diangkatnya derajat seorang hamba yang menjalaninya dengan sabar.
Dalam kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, musibah dipandang sebagai panggilan halus dari Allah SWT agar manusia kembali kepada-Nya, mengikis kesombongan, serta menyadari bahwa dunia bukanlah tujuan akhir.