Dunia militer dan politik Indonesia tengah berduka atas berpulangnya mantan Menteri Pertahanan periode 2014-2019, Ryamizard Ryacudu. Beliau mengembuskan napas terakhir pada usia 76 tahun saat menjalani perawatan medis intensif.
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, membagikan informasi terkait kondisi kesehatan terakhir almarhum. Menurut penuturannya, Ryamizard sempat dirawat di RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Penyebab Wafatnya Ryamizard Ryacudu
Dudung menjelaskan bahwa mantan Menhan tersebut menderita penyakit komplikasi yang cukup serius dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu kondisi medis yang diderita almarhum adalah serangan stroke.
Pihak keluarga dan kerabat meminta doa terbaik dari seluruh masyarakat Indonesia untuk mendiang. Dudung meyakini bahwa amal ibadah almarhum akan diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa mengingat dedikasinya selama ini.
Berikut adalah rincian waktu dan lokasi berpulangnya almarhum Ryamizard Ryacudu:
- Waktu Kejadian: Minggu, 31 Mei 2026, pukul 14.03 WIB.
- Lokasi Perawatan: Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.
- Lokasi Rumah Duka: Kediaman pribadi almarhum yang telah dipadati pelayat.
Informasi ini mengonfirmasi bahwa almarhum meninggal di tengah upaya perawatan medis yang dilakukan oleh tim dokter kepresidenan dan RSPAD.
Kenangan sebagai Prajurit Sejati
Dudung Abdurachman juga mengenang masa-masa kepemimpinan Ryamizard saat masih aktif menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Baginya, Ryamizard adalah sosok prajurit profesional yang memegang teguh prinsip perjuangan.
Salah satu kebijakan yang paling diingat adalah saat Ryamizard meminta TNI untuk kembali fokus ke barak. Kebijakan ini dianggap sebagai langkah penting dalam profesionalisme prajurit di era modern.
Beberapa pesan dan prinsip utama yang selalu ditekankan oleh Ryamizard Ryacudu kepada para bawahannya adalah sebagai berikut:
- Pendekatan Manusiawi: Mengutamakan pendekatan kemanusiaan dalam setiap operasi militer, termasuk saat konflik di Aceh.
- Kedekatan dengan Rakyat: Selalu mengingatkan prajurit agar bersikap baik dan tidak menyakiti hati rakyat kecil.
- Profesionalisme Militer: Menjaga integritas TNI sebagai pelindung negara yang murni dan tidak berpolitik praktis.
Prinsip-prinsip tersebut terus dipegang teguh oleh Dudung hingga dirinya mencapai posisi strategis di pemerintahan saat ini.
Rencana Pemakaman
Jenazah almarhum telah tiba di rumah duka dengan peti jenazah yang dibalut oleh bendera Merah Putih sebagai penghormatan terakhir. Suasana haru menyelimuti kedatangan tokoh militer yang dikenal tegas namun humanis ini.
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan berencana untuk menghadiri prosesi pemakaman mantan Menhan tersebut. Pemakaman rencananya akan dilakukan dengan upacara militer sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasanya kepada negara.
Ryamizard meninggalkan warisan pemikiran tentang pembinaan teritorial yang sederhana namun mendalam bagi jajaran TNI AD. Slogan "baik-baik dengan rakyat" tetap menjadi pedoman yang ditinggalkannya bagi generasi penerus bangsa.