Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A. K. Alsattari menegaskan keteguhan rakyat Palestina yang tidak akan pernah menyerah demi merebut kembali tanah air mereka. Penegasan tersebut disampaikan dalam peringatan 78 tahun Peristiwa Nakba di Kedutaan Besar Palestina, Jakarta, pada Senin (18/5), sebagaimana dilansir dari Media Indonesia.
Kondisi konflik yang terus berkecamuk dan menewaskan korban jiwa setiap hari tidak meruntuhkan mentalitas masyarakat Palestina. Dubes Abdalfatah menyampaikan hal tersebut di hadapan para tamu undangan yang hadir dalam peringatan tersebut.
"Warga Palestina menegaskan kepada dunia bahwa mereka tetap kuat dan mampu mempertahankan diri di tengah konflik yang terus berlangsung," ujar Abdalfatah, Duta Besar Palestina untuk Indonesia.
Penderitaan kolektif bangsa tersebut berakar dari peristiwa Nakba pada periode 1947-1948, yang melibatkan pengusiran massal dan pembersihan etnis terhadap sekitar 700.000 warga Arab Palestina dari wilayah yang kini menjadi Israel. Peristiwa sejarah ini sekaligus menandai titik awal diaspora masyarakat Palestina di berbagai belahan dunia.
Upaya mempertahankan hak yang dirampas selama puluhan tahun terus berlanjut melalui perjuangan saat ini di Jalur Gaza maupun Tepi Barat. Keyakinan akan kemerdekaan masa depan diutarakan oleh perwakilan diplomatik tersebut.
"Kami sangat yakin bahwa suatu hari negara kami Palestina akan merdeka, Insya Allah. Anak-anak kami kuat, perempuan kami kuat, rakyat kami di Gaza dan di Tepi Barat kuat, mereka mampu melindungi dirinya sendiri," tegas Abdalfatah, Duta Besar Palestina untuk Indonesia.
Penyelenggaraan peringatan Nakba setiap tahun difungsikan sebagai instrumen edukasi bagi generasi muda Palestina serta komunitas internasional untuk merawat memori kolektif terkait sejarah penjajahan. Dubes Abdalfatah memandang pentingnya ingatan sejarah mengenai tindakan perampasan tanah, pembunuhan ribuan korban, serta jatuhnya ratusan ribu korban luka oleh Israel.
"Setiap tahun kami memperingati peristiwa Nakba. Tentang apa yang terjadi pada orang tahu kami terdahulu dan bagaimana Israel merebut tanah kami, membunuh ribuan orang dan melukai ratusan ribu lainnya," kata Abdalfatah, Duta Besar Palestina untuk Indonesia.
Melalui langkah edukasi yang konsisten, diharapkan masyarakat internasional terus menaruh perhatian terhadap penderitaan warga Palestina serta memberikan dukungan penuh bagi kemerdekaan negara tersebut.