Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan minimnya aktivitas fisik yang ia lakukan untuk menjaga kesehatan di tengah kesibukan memimpin negara. Pernyataan tersebut disampaikan saat penandatanganan proklamasi Bulan Kebugaran dan Olahraga Nasional di Oval Office pada Rabu (6/5/2026).
Komentar mengenai gaya hidup sehat ini muncul saat Trump memberikan sambutan di hadapan para atlet yang hadir. Dilansir dari Detik Health yang mengutip The Daily Beast, pria berusia 79 tahun tersebut mengaku secara terbuka bahwa dirinya tidak menyukai aktivitas fisik yang berat.
"Saya bekerja sangat keras secara pribadi. Saya sangat sering berolahraga, mungkin maksimal satu menit sehari jika 'beruntung'," ujar Trump, Presiden Amerika Serikat.
Candaan tersebut dilontarkan Trump setelah ia membacakan pidato resmi dalam acara tersebut. Meskipun tidak menyukai olahraga konvensional, Trump masih tercatat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin untuk memantau kondisi fisiknya.
Data pemeriksaan medis terakhir menunjukkan Trump memiliki berat badan sekitar 101 kilogram atau 224 pon dengan tinggi badan 182 sentimeter. Kepada The Wall Street Journal, ia menegaskan ketidaktertarikannya pada rutinitas olahraga di pusat kebugaran.
"Saya tidak menyukainya. Itu membosankan," kata Trump, Presiden Amerika Serikat.
Trump juga menyoroti penggunaan alat olahraga modern yang biasa digunakan oleh banyak orang saat ini. Menurutnya, menghabiskan waktu lama di atas mesin olahraga bukan merupakan pilihan aktivitas yang ia gemari.
"Berjalan di atas treadmill atau berlari di atas treadmill selama berjam-jam seperti yang dilakukan beberapa orang, itu bukan untuk saya," tambah Trump, Presiden Amerika Serikat.
Sebagai alternatif, Trump lebih memilih melakukan aktivitas ringan seperti bermain golf pada akhir pekan yang menjadi olahraga favoritnya. Intensitas aktivitas golf sang presiden bahkan dipantau secara khusus oleh situs pelacak aktivitas publik.
Para ajudan kepresidenan mengungkapkan bahwa Trump kini lebih sering berjalan kaki di sekitar meja kerjanya. Langkah ini diambil sebagai respons medis atas diagnosis insufisiensi vena kronis yang menyebabkan gangguan aliran darah di area pergelangan kaki.
Dalam kesempatan tersebut, Trump juga menyinggung tren penggunaan obat penurun berat badan yang sedang populer di lingkungannya. Meski mengetahui popularitas obat tersebut, ia menegaskan belum pernah menggunakannya untuk kepentingan medis maupun estetika.
"Tidak, saya belum pernah. Mungkin saya harus mencobanya," pungkas Trump, Presiden Amerika Serikat.