Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau terus melemah hingga menembus angka yang mengkhawatirkan di tingkat pedagang valuta asing.
Sejumlah jasa penukaran uang atau money changer resmi bahkan telah mematok harga jual dolar AS hingga mencapai Rp18.000 per US$ pada Jumat (29/5/2026).
Berdasarkan laporan di lapangan, beberapa penyedia jasa penukaran uang kini mulai mengandalkan pergerakan harga acuan yang tertera di internet sebagai patokan utama mereka.
Pantauan langsung di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, dan Kwitang, Jakarta Pusat, menunjukkan tren kenaikan harga dolar AS yang semakin mencekik rupiah.
Saat ini, rata-rata kurs beli dolar AS di tingkat money changer berada pada kisaran Rp17.900 per US$.
Sementara itu, untuk kurs jual, banyak pedagang yang sudah menetapkan harga di angka psikologis Rp18.000 per US$.
Kondisi serupa tidak hanya terjadi pada mata uang negeri Paman Sam, tetapi juga merembet pada nilai tukar dolar Singapura (SGD).
Mata uang negara tetangga tersebut kini dipatok dengan harga beli rata-rata Rp13.900 per SGD, sedangkan harga jualnya telah menyentuh angka Rp14.000 per SGD.
Alex, seorang petugas di salah satu money changer di kawasan Jatinegara, membenarkan bahwa harga dolar AS kini sudah sangat mahal.
Ia menyebutkan bahwa untuk harga beli di tempatnya bekerja sudah menyentuh angka Rp17.930 per US$.
Rincian harga operasional di lokasi tersebut adalah sebagai berikut:
- Dolar AS dibeli seharga Rp17.930 per US$ dan dijual di angka Rp18.000 per US$.
- Dolar Singapura dipatok dengan harga beli Rp13.910 per SGD dan harga jual Rp14.010 per SGD.
- Riyal Arab Saudi memiliki harga beli Rp4.600 dan harga jual sebesar Rp4.700.
- Ringgit Malaysia dibeli dengan harga Rp4.425 serta harga jual mencapai Rp4.530.
Alex menambahkan bahwa penentuan harga jual akhir biasanya tetap mempertimbangkan kondisi fisik dari lembaran uang yang akan ditukarkan oleh nasabah.
Ia juga menyoroti keperkasaan dolar Singapura yang terus membayangi rupiah hingga hampir mencapai batas Rp14.000.
Bergeser ke Jakarta Pusat, money changer Ayu Masagung di Kwitang juga menunjukkan pergerakan harga yang tidak jauh berbeda.
Di lokasi ini, kurs beli untuk dolar AS dipatok pada level Rp17.825 per US$ dengan harga jual yang sama, yakni Rp18.000 per US$.
Untuk komoditas dolar Singapura, harga beli di Ayu Masagung mencapai Rp13.950 per SGD dan harga jual di posisi Rp14.025 per SGD.
Salah satu karyawan di lokasi tersebut menjelaskan bahwa fluktuasi harga masih sangat tinggi dan terus berubah mengikuti dinamika pasar.
Karyawan tersebut mengungkapkan bahwa saat ini harga jual sudah stabil di angka Rp18.000 per US$, sementara harga beli terus merangkak mendekati nilai tersebut.
Fenomena menarik ditemukan di money changer Valutama yang juga berlokasi di daerah Kwitang.
Pihak Valutama mengaku tidak lagi memiliki standar acuan harga beli dan jual yang bersifat tetap atau kaku.
Sarni, penjaga toko tersebut, menjelaskan bahwa mereka menyesuaikan harga penukaran berdasarkan kurs yang muncul di hasil pencarian Google.
Strategi ini diambil karena fluktuasi dolar AS dan dolar Singapura yang sangat cepat sehingga menyulitkan penentuan harga manual.
Berikut adalah ringkasan perbandingan kurs di beberapa lokasi penukaran uang utama:
| Mata Uang | Money Changer Jatinegara (Beli/Jual) | Ayu Masagung Kwitang (Beli/Jual) | Valutama Kwitang (Beli/Jual) |
|---|---|---|---|
| Dolar AS (USD) | Rp17.930 / Rp18.000 | Rp17.950 / Rp18.000 | Rp17.850 / Rp17.900 |
| Dolar Singapura (SGD) | Rp13.910 / Rp14.010 | Rp13.950 / Rp14.025 | Rp13.850 / Rp13.900 |
| Riyal (SAR) | Rp4.600 / Rp4.700 | Rp4.600 / Rp4.775 | Rp4.600 / Rp4.650 |
| Ringgit (MYR) | Rp4.425 / Rp4.530 | Rp4.475 / Rp4.550 | Rp4.450 / Rp4.500 |
Tabel di atas merangkum perbedaan tipis harga antar pedagang valuta asing yang semuanya menunjukkan tren penguatan mata uang asing terhadap rupiah.
Lonjakan harga ini tentu menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan para pelaku usaha yang sangat bergantung pada transaksi mata uang asing.
Dengan kondisi pasar yang tidak menentu, para pengguna jasa disarankan untuk terus memantau pergerakan kurs secara real-time sebelum melakukan transaksi.