DMC Dompet Dhuafa Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi

DMC Dompet Dhuafa Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi
Foto: Ilustrasi DMC Dompet Dhuafa Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi.

Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dikerahkan untuk melakukan evakuasi korban kecelakaan kereta antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). Aksi kemanusiaan ini difokuskan pada penyelamatan penumpang yang terjepit gerbong.

Proses penanganan darurat ini berlangsung intensif hingga Selasa (28/4/2026) melalui kolaborasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta relawan lainnya. Dilansir dari Megapolitan, insiden tragis tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 90 orang lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Bagian Tanggap Darurat, Pemulihan, dan Rekonstruksi DMC Dompet Dhuafa, Eka Suwandi, memberikan keterangan mengenai pembagian tugas dalam penanganan korban di lapangan. Pihaknya memastikan koordinasi terus berjalan dengan otoritas terkait guna mempercepat proses evakuasi.

"Beberapa korban meninggal sudah dievakuasi dan puluhan lainnya yang mengalami luka-luka sudah dilarikan ke rumah sakit (RS) terdekat," ujar Eka Suwandi, Kepala Bagian Tanggap Darurat, Pemulihan, dan Rekonstruksi DMC Dompet Dhuafa.

Selain menurunkan personel penyelamat, Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) menyiagakan ambulans jenazah (Barzah) di lokasi kejadian. Penyiagaan ini dilakukan untuk mendukung kebutuhan logistik dan pemulasaraan korban jiwa yang telah ditemukan.

"Kami turut berduka cita atas korban meninggal akibat kecelakaan ini," ucap Eka Suwandi, Kepala Bagian Tanggap Darurat, Pemulihan, dan Rekonstruksi DMC Dompet Dhuafa.

Seluruh korban luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan terdekat dari lokasi kecelakaan. Tim gabungan masih terus melakukan pemantauan di area Stasiun Bekasi Timur pascaevakuasi besar-besaran tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi