PPIH Makassar Salurkan 10.800 Galon Air Zamzam ke Kabupaten Kota

PPIH Makassar Salurkan 10.800 Galon Air Zamzam ke Kabupaten Kota
Foto: Ilustrasi PPIH Makassar Salurkan 10.800 Galon Air Zamzam ke Kabupaten Kota.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar mulai mendistribusikan 10.800 galon air zamzam ke kabupaten dan kota asal jamaah pada Selasa (12/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pembagian kepada jamaah haji saat tiba kembali di tanah air melalui Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Total pasokan yang disiapkan mencapai 16.913 galon air zamzam untuk melayani 16.750 jamaah haji tahun ini, sebagaimana dilansir dari Cahaya. Pendistribusian lebih awal ke Kantor Kementerian Agama di daerah masing-masing bertujuan agar pelayanan berjalan lebih tertib dan efisien tanpa penumpukan di asrama.

Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail menyatakan bahwa ribuan galon air zamzam berkapasitas lima liter tersebut telah tersedia dan siap diberikan kepada para jamaah.

ÔÇ£Alhamdulillah, sampai saat ini zamzam yang akan kami berikan ke jamaah yang sudah tiba di Asrama Haji sebanyak 10.800 dari 16.000 lebih," kata Ikbal, Ketua PPIH Embarkasi Makassar.

Pihak panitia saat ini masih menunggu sisa kiriman air zamzam lainnya untuk mencukupi kuota seluruh jamaah. Ikbal menegaskan bahwa sebagian stok yang ada sudah dikirimkan langsung ke daerah untuk kesiapan penyambutan kepulangan nanti.

"Kami menunggu untuk selanjutnya dan 10.800 itu sebagian juga kami sudah distribusi ke daerah untuk disiapkan apabila jamaah haji sudah tiba nantinya," kata Ikbal.

Skema pembagian melalui Kementerian Agama kabupaten dan kota dipilih karena dianggap paling praktis bagi para jamaah. Penyerahan di daerah masing-masing diharapkan mampu menghindari kepadatan logistik di lokasi debarkasi.

"Jadi air zamzam diserahkan di daerah masing-masing, kalau di sini repot,ÔÇØ kata Ikbal.

Hingga saat ini, PPIH terus memastikan ketersediaan cadangan air zamzam guna mengantisipasi kebutuhan seluruh jamaah asal Embarkasi Makassar. Proses distribusi ke tingkat daerah akan terus berlangsung secara bertahap seiring kedatangan pasokan dari Arab Saudi.

Artikel terkait

Rekomendasi