Kebuntuan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas yang telah berlangsung selama puluhan tahun akhirnya menemui titik terang. Dilansir dari Media Indonesia, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan langkah terobosan dengan menawarkan solusi alih profesi bagi ratusan pedagang di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung.
Pria yang akrab disapa KDM tersebut turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan para pemilik kios. Dalam pendekatan tersebut, KDM menawarkan jaminan lapangan pekerjaan baru sebagai petugas kebersihan kota di bawah pengelolaan pemeliharaan fasilitas jalan provinsi.
Langkah ini diambil setelah muncul pengakuan dari para pedagang bahwa pendapatan mereka selama ini sangat minim dan berada di bawah standar kebutuhan hidup layak. Dengan beralih profesi, para mantan pedagang akan mendapatkan kepastian penghasilan harian yang disesuaikan dengan standar Upah Minimum Kota (UMK).
ÔÇ£Langkah ini diambil agar Kota Bandung menjadi lebih bersih dan rapi, sementara di sisi lain rakyat kecil tetap memiliki pekerjaan dengan penghasilan yang jauh lebih baik dan pasti demi mengatasi kemiskinan,ÔÇØ ujar Dedi Mulyadi.
Berbeda dengan penertiban pada umumnya, proses pengosongan lahan di Cicadas berlangsung secara sukarela. Sebagai bentuk kepedulian pada masa transisi, KDM memborong seluruh barang dagangan yang tersisa, mulai dari dagangan asongan, ikan, hingga kacamata keliling.
Selain itu, bantuan modal hidup sementara juga diberikan kepada para pedagang sebelum mereka resmi mulai bekerja. Proses pembongkaran lapak dibantu menggunakan alat berat oleh petugas, namun material sisa bangunan seperti besi dan kayu tetap diberikan kepada pedagang agar dapat dimanfaatkan kembali.
Melalui penataan ini, kawasan trotoar Pasar Cicadas diharapkan dapat kembali berfungsi sebagai ruang publik yang asri dan nyaman bagi pejalan kaki, sekaligus meningkatkan martabat ekonomi para pedagang melalui pekerjaan yang lebih stabil.
| Poin Penataan | Detail Solusi |
|---|---|
| Petugas Kebersihan Jalan Provinsi | Sesuai UMK Kota Bandung |
| Sukarela dengan bantuan alat berat | Barang dagangan diborong & bantuan modal |