Program Mini MBA Real Estate Center for Strategic and Leadership (CSEL) Universitas Indonesia membekali para peserta dengan kompetensi strategis investasi dan pengembangan properti. Pelatihan praktis ini fokus pada penguatan keterampilan melalui studi kasus nyata dan kunjungan proyek langsung.
Seperti diberitakan oleh Media Indonesia, CSEL menggandeng PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) dalam agenda sharing dan diskusi bertajuk Entrepreneurship & Leadership dalam Industri Properti yang digelar di Dave Apartment, Depok. Sektor ini dinilai membutuhkan pemimpin yang mampu melihat peluang, mengelola risiko, serta menjaga kesinambungan usaha.
Kegiatan interaktif tersebut bertujuan membantu mahasiswa dan profesional muda memahami dinamika bisnis secara langsung. Cakupan materi yang dibagikan meliputi pengembangan proyek, penyusunan strategi usaha, hingga praktik kepemimpinan dari perspektif perusahaan publik.
Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA), Bayu Setiawan, hadir sebagai pembicara utama dalam acara tersebut. Ia menegaskan bahwa sektor properti membutuhkan pemimpin yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu menciptakan nilai berkelanjutan dalam jangka panjang.
"Entrepreneurship di industri properti bukan hanya soal membangun aset, tetapi juga membangun kepercayaan, integritas, dan keberlanjutan bisnis," ujar Bayu Setiawan dalam keterangan persnya dikutip pada Kamis (21/5).
Pasar yang terus berubah menuntut perusahaan properti untuk selalu adaptif terhadap perkembangan regulasi, perubahan perilaku konsumen, serta tantangan ekonomi yang dinamis. DADA mengantisipasi hal ini dengan terus menghadirkan berbagai inovasi proyek yang menyasar kebutuhan generasi muda.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan hunian yang memiliki harga terjangkau serta dirancang sesuai dengan gaya hidup anak muda. Inovasi ini menjadi keunggulan strategi pemasaran perusahaan.
"Ini merupakan komitmen dari DADA agar konsumen bisa memilih mana desain layout yang memang pas untuk mereka. Ini bisa dikatakan sebagai salah satu strategi kami dari sisi marketing and sales yang berbeda dengan developer-developer lainnya," tutur Bayu.
Sesi diskusi yang dipandu oleh Koordinator Kurikulum Mini MBA Real Estate CSEL UI, Kresna Satya Prameswara, memicu keaktifan peserta dalam membahas isu-isu terkini sektor properti. Topik utama meliputi strategi pengembangan proyek, pengelolaan tim perusahaan terbuka, hingga tantangan emiten dalam menjaga pertumbuhan bisnis.
Ketua Program Mini MBA Real Estate CSEL UI, Fithor Muhammad, menilai kehadiran emiten berkode saham DADA ini memberikan pengalaman belajar yang lebih praktis dan relevan. Mahasiswa mendapatkan gambaran nyata mengenai pola kepemimpinan serta proses pengambilan keputusan dalam industri properti modern.
"Kolaborasi dengan pelaku industri menjadi bagian penting untuk menciptakan SDM properti yang siap menghadapi tantangan bisnis ke depan," kata Fithor.
Sinergi antara dunia akademik dan pelaku usaha ini menjadi langkah krusial untuk mencetak talenta properti yang visioner dan memiliki pemahaman pasar kuat. DADA menegaskan dukungannya terhadap pengembangan sumber daya manusia sekaligus penguatan ekosistem industri real estate Indonesia.
Di sisi lain, ekspansi portofolio DADA terus berkembang setelah sebelumnya memperkuat struktur bisnis melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar untuk segmen hunian tapak. Perusahaan juga memperluas sektor komersial dengan membuka kemitraan baru serta mengoptimalkan pendapatan berulang demi menjaga pertumbuhan laba yang berkelanjutan.