Ajang INAPA 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, menjadi tempat perkenalan bagi jajaran motor trail listrik berperforma tinggi. Merek kendaraan elektrik asal China, Surron, ikut serta dalam pameran yang digelar hingga 22 Mei 2026 tersebut.
Dikutip dari Otorider, pendistribusian produk ramah lingkungan ini di pasar domestik ditangani oleh Create PENS. Pihak distributor langsung membawa beberapa varian unggulan untuk memikat para pencinta otomotif tanah air.
Surron Ultra Bee menjadi salah satu model kelas atas yang ditawarkan dengan harga Rp 130 juta off the road. Kendaraan ini mengandalkan penggerak tipe mid-drive yang menyalurkan tenaga melalui rantai ke roda bagian belakang.
Di atas kertas, performa motor elektrik ini mampu menghasilkan tenaga 24,5 kW dengan torsi puncak menyentuh angka 520 Nm. Guna menjaga kendali, pabrikan sudah menyematkan sistem teknologi Surron Wheelie Control (SWC).
Rancangan sasis dan komponen yang ringan membuat bobot total kendaraan ini hanya berada di angka 88,5 kilogram. Sektor daya ditopang oleh baterai lithium berkapasitas 74V 60Ah yang dipadukan dengan sistem pengisian daya sebesar 1.000W.
Durasi pengisian ulang daya baterai diklaim memakan waktu sekitar 2,5 jam untuk kondisi dari kosong hingga terisi penuh.
Pilihan Model Light Bee dan Hyper Bee
Opsi kedua yang tersedia bagi konsumen adalah Surron Light Bee yang memiliki nilai jual sebesar Rp 90 juta off the road. Model ini turut mengaplikasikan mesin mid-drive serta sistem transmisi rantai.
Tenaga yang diproduksi varian ini mencapai 10 kW dengan semburan torsi sebesar 295 Nm. Pihak produsen juga tetap menyertakan fitur keselamatan SWC pada model ini.
Bagi segmentasi pengendara muda atau kebutuhan edukasi balap, varian Hyper Bee hadir dengan harga Rp 60 juta off the road. Dimensi tubuh kendaraan ini dirancang lebih ringkas dan diklaim setara dengan motor trail konvensional berkapasitas 65 cc.
Status Impor dan Jaringan Penjualan
Mekanisme mendatangkan unit kendaraan ramah lingkungan ini masih mengandalkan skema impor secara utuh dari negara asal perakitan.
"Selain itu harganya masih off the road," ujar Rahardhita di sela pameran.
Sebelum resmi mengaspal di jalanan domestik, lini produk kendaraan listrik ini sudah memiliki rekam jejak penjualan yang baik di wilayah lain.
Marketing Director Create PENS, Rahardhita Widyatra mengatakan seluruh motor Surron yang dijual di Indonesia saat ini masih berstatus completely built up (CBU) dari China.
Ia juga menyebut motor listrik Surron sudah lebih dulu populer di pasar Eropa dan Amerika Serikat sebelum akhirnya dibawa masuk ke Indonesia. Saat ini, konsumen Surron di Tanah Air disebut sudah ada, termasuk di Bali.
Untuk jaringan penjualan, Create PENS sementara baru memiliki showroom di Jl. Raya ITS, Surabaya.