Pemerintah China mulai menerapkan inovasi teknologi robot eksoskeleton berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu wisatawan mendaki Gunung Tai sejak Februari 2025 guna mendukung tren pariwisata pintar atau smart tourism. Sebagaimana dilansir dari Detik Travel pada Jumat (1/5/2026), perangkat wearable tersebut berfungsi memberikan tenaga tambahan pada kaki pendaki saat menaiki ribuan anak tangga.
Teknologi ini dikembangkan sebagai solusi untuk meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas di destinasi wisata pegunungan yang ekstrem. Perangkat berbentuk rangka luar ini dipasang pada bagian pinggang serta paha pengguna untuk mendukung pergerakan tubuh secara mekanis.
Sistem kecerdasan buatan pada robot ini mampu mendeteksi gerakan kaki pengguna secara real-time melalui sensor khusus. Setelah gerakan terdeteksi, sistem motorik akan memberikan dorongan sinkron yang membuat beban fisik saat berjalan atau mendaki terasa jauh lebih ringan.
Perangkat eksoskeleton ini dirancang dengan bobot ringan sekitar 1,8 kilogram agar tidak menghambat mobilitas penggunanya. Selain itu, sistem baterai yang tertanam di dalamnya diklaim mampu bertahan selama beberapa jam, yang dinilai cukup untuk durasi pendakian panjang di kawasan pegunungan.
Berdasarkan data pengujian yang dilaporkan China Minutes, penggunaan alat ini tidak bertujuan untuk meningkatkan kecepatan berjalan, melainkan fokus pada pengurangan beban fisik pada area lutut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat kelelahan fisik wisatawan dapat berkurang hingga 30 sampai 40 persen saat melakukan pendakian.
Implementasi teknologi ini di Gunung Tai juga menjadi strategi untuk memperluas segmentasi pasar pariwisata di China. Melalui laporan ECNS, kalangan lansia yang sebelumnya memiliki keterbatasan fisik kini mendapatkan kesempatan yang sama untuk menikmati keindahan alam pegunungan.
Inovasi ini tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman mendaki dengan bantuan teknologi modern. Selain untuk sektor pariwisata, pengembangan eksoskeleton di China diproyeksikan akan merambah ke bidang kesehatan, rehabilitasi medis, hingga aktivitas penunjang kehidupan sehari-hari di masa depan.
"kaki robot" tulis Xinhuanet mengenai bentuk alat yang dipasang di bagian pinggang dan paha pengguna tersebut.