Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjadwalkan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) perdana di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu, 10 Mei 2026. Agenda yang berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 10.00 WIB ini akan disertai dengan penyediaan ribuan ruang parkir dan rekayasa lalu lintas di area sekitar.
Sebanyak 3.687 satuan ruang parkir (SRP) telah disiapkan bagi warga yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagaimana dilansir dari Megapolitan. Fasilitas ini terbagi di empat titik lokasi strategis guna menampung volume kendaraan masyarakat yang datang ke kawasan Kuningan.
Plh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ujang Harmawan memberikan rincian mengenai total kapasitas parkir yang disediakan oleh pihak pemerintah daerah.
"Kami juga menyediakan 3.687 SRP di sekitar lokasi acara yang terdiri atas 1.680 SRP mobil dan 2.007 SRP motor," kata Ujang, Plh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Penempatan kantong parkir tersebut tersebar di area Pasar Festival dan GOR Soemantri dengan kapasitas 305 mobil serta 437 motor. Lokasi lainnya mencakup kawasan Rasuna Epicentrum yang mampu menampung 850 mobil dan 685 motor bagi pengunjung.
Selain kedua lokasi tersebut, warga dapat memanfaatkan fasilitas parkir di Setiabudi One yang memiliki kapasitas 310 mobil dan 450 motor. Gedung Nyi Ageng Serang juga disiagakan sebagai titik parkir terakhir dengan daya tampung 215 mobil dan 435 motor.
Sehubungan dengan pelaksanaan CFD ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Pengendara dari arah Manggarai menuju Tanah Abang atau Karet diarahkan melalui Jalan Sultan Agung, Jalan Galunggung, hingga Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo.
Bagi kendaraan dari arah Kampung Melayu, rute dialihkan melewati Jalan Raya Casablanca, Jalan Prof. Dr. Satrio, dan Jalan K.H. Mas Mansyur. Sementara itu, arus dari Tanah Abang menuju Manggarai dapat melintasi rute Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo dan Jalan Galunggung.
Pengendara dari arah Kuningan yang hendak menuju Menteng akan diarahkan melalui Jalan Prof. Dr. Satrio menuju Jalan Denpasar Raya dan Jalan Setiabudi. Rangkaian rekayasa ini bertujuan untuk menjaga kelancaran mobilitas warga selama kawasan Jalan H.R. Rasuna Said ditutup untuk aktivitas kendaraan bermotor.