Pemprov DKI Jakarta Berlakukan CFD Jalan Rasuna Said Mulai Minggu

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan CFD Jalan Rasuna Said Mulai Minggu
Foto: Ilustrasi Pemprov DKI Jakarta Berlakukan CFD Jalan Rasuna Said Mulai Minggu.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) ke Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, mulai Minggu, 10 Mei 2026. Pelaksanaan CFD di kawasan tersebut dijadwalkan berlangsung sejak pukul 05.30 WIB hingga 10.00 WIB untuk mengurangi polusi udara.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa perluasan area ini bertujuan untuk memberikan ruang terbuka hijau yang lebih luas bagi warga di luar kawasan Sudirman-Thamrin. Fasilitas ini dipersiapkan agar memiliki standar kenyamanan yang serupa dengan jalur utama sebelumnya.

"(Jalan) Rasuna Said itu nantinya kita persiapkan juga untuk menjadi car free day seperti (Jalan) Sudirman-Thamrin," kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendistribusikan titik keramaian masyarakat saat hari libur. Perluasan tersebut juga diharapkan mampu mendorong gaya hidup sehat bagi warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik Travel, area CFD mencakup dua sisi Jalan H.R. Rasuna Said. Penutupan sisi timur dimulai dari Simpang Jalan Gembira hingga Simpang Jalan Raya Casablanca, sedangkan sisi barat ditutup dari Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio menuju Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas bagi pengguna kendaraan pribadi agar tetap dapat bermobilisasi. Pengendara dari arah Manggarai dapat dialihkan menuju Jalan Sultan Agung atau Jalan Galunggung, sementara arus dari Kampung Melayu bisa memanfaatkan jalur Jalan Prof. Dr. Satrio.

Pemerintah juga menyediakan lahan parkir resmi di empat titik strategis dengan total kapasitas mencapai 3.687 kendaraan. Lokasi tersebut meliputi Pasar Festival dan GOR Soemantri, Kawasan Rasuna Epicentrum, Setiabudi One, serta Gedung Nyi Ageng Serang untuk menampung mobil dan motor warga.

Layanan transportasi publik seperti LRT Jabodebek dan bus Transjakarta tetap beroperasi secara normal guna memfasilitasi mobilitas peserta CFD. Beberapa rute Transjakarta yang tetap melayani penumpang di koridor tersebut antara lain rute 6, 6A, 6B, 6H, 4D, dan L13.

Artikel terkait

Rekomendasi