Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Resmi Polisikan Ketua LBH Merauke 2026

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Resmi Polisikan Ketua LBH Merauke 2026
Foto: Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Resmi Polisikan Ketua LBH Merauke 2026. (Illustration by Pexels)

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moowend atau lebih dikenal dengan nama Mama Sinta, telah melaporkan dugaan eksploitasi dirinya dalam film berjudul "Pesta Babi" kepada Polda Metro Jaya. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya pada 29 Mei 2026. Mama Sinta merasa dirugikan karena wajahnya muncul dalam film tersebut tanpa izin darinya.

Menurut kuasa hukumnya, TS Hamonangan Daulay, laporan itu bertujuan melindungi hak hukum Mama Sinta yang dieksploitasi tanpa izin sah. "Laporan ke Polda Metro Jaya hari ini mewakili personaliti Mama Sinta. Seorang insan berusia 62 tahun dieksploitasi tanpa perizinan yang sah dan pengakuan yang sah dari Mama Sinta," jelasnya kepada wartawan pada Jumat malam, 29 Mei 2026.

Hamonangan mengungkapkan bahwa laporan terhadap Ketua LBH Merauke berinisial JTW ini sudah diterima oleh polisi. "Tanda terima dan STTP-nya sudah ada, laporan telah diterima," tambahnya. Pasal yang dijadikan dasar adalah Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, tepatnya pasal 65 jo 67.

Ketika ditanya alasan pemilihan Polda Metro Jaya sebagai tempat pelaporan, Hamonangan menjelaskan bahwa hal itu untuk menjaga kerahasiaan kliennya. "Untuk menjaga kerahasiaan Mama Sinta, kita tunggu saja rilis resmi dari pihak Polda Metro Jaya," ungkapnya.

Mama Sinta menyadari wajahnya muncul di film tersebut saat menghadiri pemutaran di Jayapura pada 8 April lalu. Kejadian itu membuatnya kecewa dan merasa dirugikan karena tidak ada pembicaraan atau izin yang diberikan terkait keterlibatannya. "Film diputar di Jayapura, tanpa sepengatahuan saya, membuat saya sangat kecewa," ungkapnya. Dia berharap pemutaran film tersebut segera dihentikan.

Mama Sinta juga mengungkapkan bahwa ia diajak ke Jayapura untuk menghadiri sebuah acara. Tanpa curiga, dirinya setuju menonton film 'Pesta Babi', namun kaget ketika melihat wajahnya di layar. Ia menegaskan bahwa tidak ada persetujuan dari pihaknya terkait penayangan tersebut, dan merasa sangat dirugikan serta sakit hati.

Artikel terkait

Rekomendasi