Ketua Umum Projo Budi Arie memberikan tanggapan terkait pelaporan polisi terhadap Jusuf Kalla yang dipicu oleh beredarnya potongan isi ceramah di Universitas Gadjah Mada (UGM). Budi Arie menekankan pentingnya kejernihan dalam melihat persoalan tersebut agar tidak terjebak dalam informasi tanpa konteks.
Penggunaan jalur hukum dinilai Budi Arie sebagai hak konstitusional setiap warga negara, namun ia memberikan catatan agar tidak semua masalah langsung ditarik ke ranah pidana. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Kompas, ia mengingatkan publik untuk melakukan verifikasi mendalam di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Persoalan ini menjadi sorotan setelah Jusuf Kalla memberikan klarifikasi bahwa rekaman yang tersebar di masyarakat merupakan video yang telah dipotong dan bersifat hoaks. Budi Arie meminta setiap pihak untuk berkepala dingin dalam memastikan kebenaran materi tersebut.
"Tetapi maksud saya harus dilihat dulu secara dingin. Ini barang bener nggak? Ini hoaks bukan?" ujarnya Budi Arie, Ketua Umum Projo.
Juru Bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, menyambut baik pandangan yang disampaikan oleh Ketua Umum Projo tersebut sebagai sebuah sinyal yang positif. Pihak Jusuf Kalla juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dalam merespons potongan video yang beredar luas.
"Saya kira memang waktunya kita berpikir lebih jadi semua tenang melihat dengan baik bahwa itu potongan video sebenarnya," katanya Husain Abdullah, Juru Bicara Jusuf Kalla.
Husain menambahkan bahwa verifikasi sangat diperlukan mengingat materi yang tersebar tidak menampilkan pernyataan utuh dari Jusuf Kalla saat mengisi acara di kampus tersebut.