Seorang siswa sekolah dasar (SD) di kawasan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, melakukan aksi nekat dengan mengejar pelaku penjambretan yang merampas ponsel miliknya pada Senin (11/5/2026) siang. Insiden ini terjadi saat korban sedang berjalan kaki di tengah kondisi lingkungan yang sepi.
Dilansir dari Megapolitan, korban berinisial R yang masih duduk di kelas 2 SD tersebut sempat bergelantungan di sepeda motor pelaku demi mempertahankan barang miliknya. Aksi tarik-menarik tersebut terekam oleh kamera pengawas dan sempat menjadi perbincangan setelah diunggah ke media sosial.
Sahlani, seorang petugas keamanan di lokasi kejadian, memberikan keterangan mengenai kronologi peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB tersebut. Menurutnya, suara teriakan korban memicu warga sekitar untuk keluar rumah dan memberikan bantuan.
"Kejadiannya persis 13.30 WIB. Saya waktu itu belum istirahat, lagi ngepel, terus anak itu teriak-teriak ÔÇÿTolong, tolongÔÇÖ. Nah, ada warga lain ikut teriak, ÔÇÿJambret, jambretÔÇÖ, terus pada keluar," ujar Sahlani, Petugas Keamanan.
Pengejaran spontan yang dilakukan korban disebabkan karena ia menyangka ponselnya masih berada dalam genggaman pelaku. Padahal, perangkat elektronik tersebut telah terjatuh di jalanan saat terjadi upaya perampasan paksa oleh pengendara motor tersebut.
"Anaknya sempat bergelantungan di tangan pelaku, karena dia ngira handphonenya masih dibawa. Padahal handphonenya jatuh di jalan waktu tarik-tarikan," kata Sahlani, Petugas Keamanan.
Korban dilaporkan mengalami luka ringan setelah memutuskan untuk melompat dari sepeda motor yang sedang melaju. Pasca kejadian, warga setempat berhasil mengidentifikasi terduga pelaku yang diketahui bermukim tidak jauh dari lokasi penjambretan di Rawa Bunga.
"Warga di sini akhirnya ramai setelah tahu siapa terduga pelakunya. Katanya ada warga yang kenal, makanya rumah pelaku sempat didatangi warga," ujar Sahlani, Petugas Keamanan.
Berdasarkan rekaman video, pelaku yang menggunakan masker dan topi tersebut sempat berputar balik sebelum mendekati korban. Setelah sempat diamankan oleh massa, terduga pelaku kemudian dilaporkan dan diserahkan ke pihak Polsek Jatinegara untuk proses hukum lebih lanjut.
"Pelaku berpenampilan mengenakan baju putih, topi, dan masker, mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi B 6788 TPP. Ia berusaha merebut paksa ponsel seorang bocah laki-laki bernama Rait (kelas 2 SD). Korban sempat bertahan, namun menurut kesaksian, ponsel terjatuh sehingga tidak berhasil dibawa kabur pelaku," tulis keterangan akun Instagram beritamatraman.