Sebuah rekaman video yang menampilkan seorang siswi sekolah dasar (SD) membawa ular berukuran besar di dalam tas ranselnya menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Unggahan tersebut memicu perdebatan luas di kalangan warganet mengenai keaslian konten tersebut.
Dilansir dari Detik iNET, cuplikan berdurasi sekitar 35 detik itu pertama kali dibagikan oleh akun X @TRND__SA pada Kamis, 23 April 2026. Dalam kurun waktu kurang dari sehari, tayangan ini telah ditonton lebih dari 500.000 kali.
Video tersebut memperlihatkan seorang bocah perempuan berhijab putih yang mengenakan seragam SD sedang berjalan bersama adiknya. Mereka nampak menghampiri seorang pria yang menunggu di pinggir jalan, yang diduga merupakan ayah mereka.
Sambil tersenyum lebar, bocah tersebut berujar dalam bahasa Sunda bahwa dirinya membawa "rezeki". Secara mengejutkan, ia membuka tas ransel biru miliknya dan mengeluarkan seekor ular besar berwarna hitam dengan corak garis putih.
Aksi santai sang bocah saat mengangkat tinggi ular tersebut mengundang reaksi beragam. Banyak pengguna internet merasa terkejut karena tindakan membawa reptil besar di dalam tas sekolah dianggap sangat tidak lazim bagi anak seusianya.
"Jangankan orang luar, saya orang Indonesia saja melongo lihatnya," tulis salah satu pengguna.
Di tengah viralnya video tersebut, muncul kecurigaan bahwa konten itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI. Beberapa netizen menyoroti detail visual yang dianggap kurang natural pada bagian tubuh tertentu.
"Ini AI, kelihatan dari gerakan tangannya dan ular yang aneh," komentar netizen lainnya.
Namun, spekulasi rekayasa digital tersebut dibantah oleh sebagian warganet lain. Mereka berpendapat bahwa interaksi anak-anak dengan ular bukan fenomena asing di wilayah pedesaan Indonesia, di mana anak-anak sering terbiasa menangani ular non-berbisa.
"Ini bukan hal aneh di desa. Banyak anak kecil yang sudah terbiasa pegang ular non-berbisa," tulis pengguna lain.