BMKG Minta Masyarakat Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Akhir Mei

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Akhir Mei
Foto: Ilustrasi BMKG Minta Masyarakat Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Akhir Mei.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang diprediksi menimpa beberapa wilayah Indonesia. Dilansir dari Media Indonesia, kondisi ini diperkirakan berlangsung pada periode 19 hingga 25 Mei 2026.

Peningkatan curah hujan yang signifikan ini dipicu oleh aktivitas dinamika atmosfer lokal. Padahal, status iklim global saat ini sebenarnya tengah berada dalam kategori El Ni├▒o Condition.

Masyarakat merasakan fenomena suhu panas pada pagi sampai siang hari karena berkurangnya tutupan awan yang menjadi ciri fase peralihan musim. Kendati demikian, perpaduan variasi gelombang atmosfer diproyeksikan memicu hujan lebat hingga sangat lebat dalam sepekan ke depan.

Data BMKG menunjukkan indikator ENSO saat ini berada pada angka indeks NINO 3.4 sebesar +0,52. Sementara itu, Southern Oscillation Index (SOI) tercatat menyentuh angka -7,4.

Kondisi El Ni├▒o umumnya memicu pengurangan intensitas hujan. Namun, saat ini terdapat faktor pengganggu yang kuat berupa aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang terpantau aktif di fase 3 kawasan Samudra Hindia.

Pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia juga distimulasi oleh aktifnya beberapa gelombang atmosfer. Gelombang Kelvin terpantau aktif di wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi bagian utara-tengah, Maluku Utara, hingga Papua.

Di sisi lain, Gelombang Rossby Ekuatorial terdeteksi di Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT. Ada pula sirkulasi siklonik yang mulai terbentuk di kawasan Samudra Hindia barat Sumatra Utara, Laut Jawa bagian timur, serta Samudra Pasifik timur laut Maluku Utara.

Daftar Wilayah Waspada Hujan Lebat

Pihak BMKG mengelompokkan peringatan dini cuaca ekstrem ini ke dalam dua periode waktu yang berbeda.

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Periode 19ÔÇô25 Mei 2026
PeriodeWilayah Potensi Hujan Lebat/Sangat Lebat
19 ÔÇô 21 Mei 2026Bangka Belitung, Jawa Barat, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Pegunungan.
22 ÔÇô 25 Mei 2026Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan.

Masyarakat di wilayah Aceh bagian utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Selatan bagian selatan juga diminta bersiap menghadapi potensi angin kencang.

Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman bencana hidrometeorologi. Jenis bencana yang perlu diantisipasi meliputi banjir, genangan air, pohon tumbang, serta sambaran petir.

Pembaruan informasi cuaca dapat dipantau secara berkala melalui kanal resmi yang disediakan BMKG. Kesiapsiagaan tinggi sangat diperlukan, terutama bagi masyarakat yang bermukim di kawasan rawan tanah longsor dan area bantaran sungai.

Artikel terkait

Rekomendasi