Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang mengancam sembilan daerah di Jawa Tengah pada Kamis, 21 Mei 2026. Seperti dilansir dari Media Indonesia, kondisi ini diperkirakan memicu gelombang tinggi di perairan selatan serta banjir rob di wilayah pesisir utara.
Kondisi cuaca di Jawa Tengah pada pagi hari umumnya terpantau berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi secara tidak merata mulai siang, sore, hingga awal malam hari.
Hujan lebat yang disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi melanda kawasan pegunungan, dataran tinggi, sebagian pesisir selatan, dan wilayah bagian tengah Jawa Tengah.
Wilayah perairan selatan Jawa Tengah menghadapi risiko gelombang tinggi yang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter. Situasi ini dinilai membahayakan aktivitas pelayaran, terutama ketika kecepatan angin berada di atas 15 knot.
Sementara itu, air laut pasang atau rob di perairan utara diprediksi mencapai ketinggian maksimal 1 meter. Kondisi tersebut berdampak pada timbulnya banjir di sejumlah kawasan Pantura, meliputi Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, dan Pati.
"Waspadai banjir akibat rob semakin meningkat pada pukul 10.00-15.00 WIB, karena akan mengganggu aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan dan petani garam," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Wahyu Sri Mulyani.
Menurut Wahyu Sri Mulyani, fenomena gelombang tinggi di perairan selatan berisiko mengganggu operasional kapal nelayan, tongkang, hingga kapal angkutan barang dan penumpang. Wisatawan yang berkunjung ke kawasan pesisir pantai juga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.
Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Rany Puspita menjelaskan bahwa selain gelombang tinggi, sebagian wilayah selatan dan tengah Jawa Tengah berpotensi mengalami cuaca ekstrem. Masyarakat diminta waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung.
"Angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 3-27 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-34 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 50-95 persen," ujar Rany Puspita.
Daftar Daerah Berpotensi Cuaca Ekstrem
Berikut adalah wilayah di Jawa Tengah yang diprakirakan mengalami cuaca ekstrem pada Kamis, 21 Mei 2026:
- Cilacap
- Banyumas
- Banjarnegara
- Kebumen
- Purworejo
- Wonosobo
- Temanggung
- Majenang
- Ambarawa
Untuk wilayah lain di luar daftar tersebut, BMKG menyatakan masih terdapat peluang guyuran hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, yang diprediksi dominan terjadi pada waktu sore sampai awal malam hari.