Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang membayangi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Peringatan ini berlaku mulai 13 hingga 17 Mei 2026.
Dikutip dari Megapolitan, sejumlah titik di kawasan tersebut diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi atmosfer ini dikhawatirkan memicu dampak hidrometeorologi seperti genangan air, banjir lokal, hingga insiden pohon tumbang.
BMKG telah menetapkan klasifikasi tingkat bahaya mulai dari status Waspada hingga Siaga di berbagai zona Jabodetabek selama periode lima hari ke depan. Penetapan ini didasarkan pada besarnya potensi curah hujan yang akan turun.
Pada tanggal 13 Mei 2026, status Waspada untuk potensi hujan sedang hingga lebat diberikan kepada wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kabupaten Bogor. Kondisi serupa diprediksi berlanjut pada hari berikutnya.
Untuk tanggal 14 Mei 2026, wilayah yang masuk dalam kategori Waspada meliputi Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, serta Kabupaten Bogor. Masyarakat di titik-titik tersebut diminta mulai mempersiapkan langkah antisipasi.
Puncak Potensi Hujan Lebat
Memasuki tanggal 15 Mei 2026, cakupan wilayah terdampak meluas secara signifikan. Status Waspada ditetapkan untuk Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, serta Kota Depok.
Pada hari yang sama, BMKG menaikkan tingkat kedaruratan menjadi status Siaga untuk wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Peningkatan status ini menunjukkan adanya risiko hujan lebat hingga sangat lebat yang lebih tinggi.
Kondisi pada 16 Mei 2026 terpantau masih serupa dengan hari sebelumnya. Wilayah Bogor tetap berada dalam status Siaga, sementara status Waspada masih bertahan untuk Tangerang Selatan, Kota dan Kabupaten Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kota Depok.
Pada hari terakhir periode peringatan, yakni 17 Mei 2026, status Waspada diprakirakan akan mencakup Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, serta Kabupaten dan Kota Bogor.
Himbauan Mitigasi Bencana
BMKG menekankan agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman cuaca ekstrem yang dapat menghambat rutinitas sehari-hari. Risiko hidrometeorologi seperti pohon tumbang dan banjir lokal menjadi perhatian utama yang harus diwaspadai.
Warga diimbau untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui saluran resmi BMKG atau menggunakan aplikasi InfoBMKG. Selain itu, masyarakat dapat berpartisipasi melaporkan kejadian bencana secara langsung melalui platform PetaBencana.id.