Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Peringatan ini berlaku untuk periode akhir pekan mulai tanggal 22 hingga 24 Mei 2026.
Seperti dilansir dari Megapolitan, wilayah-wilayah tersebut diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. Kondisi ini berpotensi memicu dampak hidrometeorologi seperti genangan air, banjir lokal, hingga insiden pohon tumbang.
Guna menghadapi potensi tersebut, BMKG memberlakukan status Waspada untuk wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Sementara itu, status Siaga ditetapkan bagi kawasan yang berpotensi dilanda hujan lebat hingga sangat lebat.
Pihak BMKG merilis detail pemetaan wilayah di Jabodetabek yang masuk dalam pemantauan status cuaca selama tiga hari berturut-turut.
Pada Jumat, 22 Mei 2026, status Waspada berlaku di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bogor. Pada hari yang sama, status Siaga ditetapkan untuk wilayah Kabupaten Bogor.
Memasuki Sabtu, 23 Mei 2026, wilayah berstatus Waspada meluas ke Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, serta Kota Depok. Sedangkan status Siaga diberikan untuk Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor.
Selanjutnya pada Minggu, 24 Mei 2026, status Waspada mencakup Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, serta Kota Depok.
Imbauan Dampak Hidrometeorologi dan Pemantauan Situasi
Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem ini agar aktivitas harian pada akhir pekan tidak terganggu secara drastis.
Warga diharapkan tetap mengantisipasi kemunculan banjir lokal, titik genangan, serta bahaya pohon tumbang yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi.
BMKG juga menyarankan masyarakat memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui aplikasi InfoBMKG serta kanal resmi lembaga tersebut.
Selain itu, warga dapat melaporkan kejadian bencana secara langsung dan real time melalui situs PetaBencana.id. Platform ini berfungsi sebagai sarana berbagi informasi banjir atau cuaca ekstrem guna mempercepat proses pemantauan situasi di lapangan.