Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Barat pada Senin, 18 Mei 2026 mulai pukul 16.30 WIB. Prakirawan BMKG Jawa Barat Nowcasting memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang akan melanda beberapa kabupaten.
Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung selama jangka pendek hingga pukul 18.00 WIB. Lembaga meteorologi tersebut mengategorikan informasi ini sebagai bagian dari metode nowcasting, yaitu prakiraan cuaca periode sangat singkat dalam rentang waktu 0 hingga 6 jam ke depan.
Masyarakat yang berada di kawasan terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Dampak langsung seperti genangan air, pohon tumbang, hingga penurunan jarak pandang berpotensi terjadi selama durasi hujan lebat tersebut berlangsung.
Daftar Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem
Peringatan dini ini mencakup wilayah pegunungan hingga pemukiman padat di enam kabupaten utama di Jawa Barat. Berdasarkan data resmi dari BMKG, wilayah-wilayah kecamatan yang masuk dalam zona siaga cuaca ekstrem sore ini meliputi:
- Kabupaten Cianjur: Cianjur, Mande, Pacet, Cugenang, Warungkondang, Cilaku, Karangtengah, Sukaluyu, Cikalongkulon, Sukaresmi, dan Cipanas.
- Kabupaten Bandung: Cileunyi, Cimenyan, Cilengkrang, Majalaya, Paseh, Ibun, Bojongsoang, Cicalengka, Nagreg, Cikancung, Rancaekek, Ciparay, Pacet, dan Solokanjeruk.
- Kabupaten Garut: Karangtengah, Pangatikan, Karangpawitan, Wanaraja, Banyuresmi, Leles, Kadungora, Leuwigoong, Cibatu, Kersamanah, Malangbong, Sukawening, Bl. Limbangan, Selaawi, Cibiuk, dan Sucinaraja.
- Kabupaten Tasikmalaya: Ciawi, Kadipaten, Cigalontang, Leuwisari, Sariwangi, Sukaratu, Cisayong, Sukahening, Rajapolah, Jamanis, Pagerageung, dan Sukaresik.
- Kabupaten Sumedang: Wado, Surian, Sukasari, Jatinangor, Ganeas, Tanjungmedar, Jatinunggal, Darmaraja, Cibugel, Cisitu, Situraja, Conggeang, Paseh, Buahdua, Tanjungsari, Pamulihan, Cimanggung, Rancakalong, Sumedang Selatan, Sumedang Utara, Tanjungkerta, Cimalaka, Cisarua, Tomo, Ujungjaya, dan Jatigede.
- Kabupaten Subang: Cisalak, Tanjungsiang, Cijambe, dan Kasomalang.
Rincian Waktu dan Durasi Peringatan Dini
BMKG menyusun parameter waktu secara spesifik agar pemangku kepentingan dan masyarakat dapat melakukan mitigasi secara cepat. Informasi yang dirilis pada sore hari ini membatasi pemantauan ketat pada jendela waktu berikut:
| Parameter Situasi | Keterangan Detil |
|---|---|
| Tanggal Peringatan | 18 Mei 2026 |
| Waktu Pengeluaran Informasi | 16:20 WIB |
| Mulai Potensi Cuaca Ekstrem | 16:30 WIB |
| Estimasi Berakhirnya Kondisi | 18:00 WIB |
| Durasi Pemantauan (Nowcasting) | 0ÔÇô6 Jam |
| Sifat Intensitas Hujan | Sedang hingga Lebat |
| Fenomena Penyerta | Kilat, Petir, Angin Kencang |
Pihak berwenang mengingatkan para pengendara di jalur rawan longsor dan genangan, khususnya di wilayah Sumedang, Garut, dan Cianjur, untuk berhati-hati. Pemantauan berkala terhadap pergerakan awan konvektif terus dilakukan oleh stasiun meteorologi setempat guna memperbarui informasi jika terjadi perluasan wilayah terdampak.