Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Barat pada Sabtu 23 Mei 2026. Sejumlah daerah diprakirakan menghadapi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang sejak siang hingga malam hari.
Pihak BMKG memperbarui data pemantauan atmosfer yang menunjukkan peningkatan aktivitas pembentukan awan konvektif di beberapa titik strategis. Kondisi ini memicu ketidakstabilan cuaca yang signifikan di wilayah daratan maupun perairan pedalaman Jawa Barat.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak sekunder yang dapat ditimbulkan oleh cuaca buruk ini. Risiko bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir luapan, hingga potensi pohon tumbang akibat angin kencang dilaporkan mengancam beberapa titik rawan.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Petir
Peringatan dini dari BMKG mencakup wilayah kabupaten dan kota yang tersebar luas dari bagian barat hingga timur Jawa Barat. Karakteristik topografi wilayah yang berbukit membuat akumulasi curah hujan tinggi memerlukan perhatian ekstra dari warga setempat.
Berikut adalah wilayah administrasi di Jawa Barat yang masuk dalam pemetaan zona waspada cuaca ekstrem berdasarkan rilis resmi lembaga meteorologi tersebut:
- Kabupaten Sukabumi: Jampang Tengah, Kabandungan, Pelabuhanratu, Simpenan, Cikakak, Bantargadung, Cisolok, Cikidang, Lengkong, Warung Kiara, Cikembar, Cibadak, Nagrak, Parungkuda, Bojonggenteng, Parakansalak, Cicurug, Cidahu, Kalapanunggal, Waluran, Jampang Kulon, Ciemas, Kalibunder, Gunung Guruh, Cicantayan, Cisaat, Kadudampit, Caringin, Sukabumi, Sukaraja, Kebonpedes, Cireunghas, Sukalarang, Pabuaran, Purabaya, Nyalindung, Gegerbitung, Sagaranten, Curug Kembar, Cidolog, Cidadap, Cimanggu, Ciambar.
- Kabupaten Cianjur: Cianjur, Warungkondang, Karangtengah, Mande, Sukaluyu, Cugenang, Takokak, Gekbrong, Cibeber, Cilaku, Ciranjang, Bojongpicung, Pacet, Cikalongkulon, Sukaresmi, Sukanagara, Campaka, Kadupandak, Pagelaran, Tanggeung, Cibinong, Cidaun, Naringgul, Campakamulya, Cikadu, Cipanas, Cijati, Haurwangi, Pasirkuda.
- Kabupaten Garut: Cikajang, Banjarwangi, Cihurip, Garut Kota, Karangpawitan, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Samarang, Pasirwangi, Leles, Bayongbong, Cigedug, Cilawu, Cisurupan, Sukaresmi, Singajaya, Peundeuy, Pameungpeuk, Cisompet, Cibalong, Cikelet, Bungbulang, Mekarmukti, Pakenjeng, Pamulihan, Cisewu, Caringin, Talegong.
- Kabupaten Kuningan: Luragung, Kuningan, Cigugur, Cimahi, Cibeureum, Karang Kancana, Kadugede, Ciniru, Subang, Ciwaru, Cibingbin, Lebakwangi, Garawangi, Ciawigebang, Cidahu, Jalaksana, Cilimus, Mandirancan, Selajambe, Kramatmulya, Darma, Pasawahan, Nusaherang, Cipicung, Pancalang, Japara, Cilebak, Hantara, Kalimanggis, Maleber, Sindang Agung, Cigandamekar.
- Kabupaten Subang: Sagalaherang, Kalijati, Purwadadi, Jalancagak, Cibogo, Cipunagara, Dawuan.
- Kabupaten Purwakarta: Maniis, Tegalwaru, Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Campaka, Jatiluhur, Plered, Sukatani, Darangdan, Wanayasa, Pasawahan, Bojong, Babakancikao, Bungursari, Cibatu, Sukasari, Pondoksalam, Kiarapedes.
- Kabupaten Karawang: Klari, Cikampek, Jatisari, Tirtamulya, Kota Baru, Purwasari.
- Kabupaten Bandung Barat: Lembang, Parongpong, Cisarua, Cipeundeuy, Batujajar, Cipongkor, Sindangkerta.
- Kota Bandung: Sukasari, Coblong, Babakan Ciparay, Bojongloa Kaler, Andir, Cicendo, Sukajadi, Cidadap, Bandung Wetan, Astana Anyar, Bandung Kulon.
Kondisi Cuaca Sektoral dan Wilayah Perairan
Selain wilayah daratan utama, BMKG juga menyoroti potensi cuaca buruk yang terjadi di kawasan perairan pedalaman dan beberapa kecamatan spesifik di kabupaten lain. Pengguna transportasi air serta nelayan darat diminta mengantisipasi kenaikan gelombang mendadak.
Kawasan Waduk Cirata masuk dalam daftar wilayah perairan yang diprediksi mengalami hempasan angin kencang serta hujan lebat. Kondisi serupa berpotensi meluas ke beberapa wilayah luar sektor utama seperti Kecamatan Surian dan Buahdua di Kabupaten Sumedang, serta Kecamatan Gantar di Kabupaten Indramayu.
Pemantauan real-time melalui radar cuaca menunjukkan pergerakan awan konvektif bergerak dinamis dari arah selatan menuju utara Jawa Barat. Berikut adalah tabel ringkasan wilayah pemantauan prioritas tinggi untuk mengantisipasi risiko cuaca ekstrem besok:
| Nama Kabupaten/Kota | Zona Prioritas Pengawasan | Potensi Dampak Lanjutan |
|---|---|---|
| Kabupaten Sukabumi | 43 Kecamatan (Pelabuhanratu, Cisolok, dll) | Genangan, Angin Kencang |
| Kabupaten Cianjur | 29 Kecamatan (Cugenang, Cipanas, dll) | Longsor Lahan Miring |
| Kabupaten Garut | 28 Kecamatan (Tarogong, Bayongbong, dll) | Luapan Aliran Sungai |
| Kabupaten Kuningan | 32 Kecamatan (Kuningan, Cigugur, dll) | Petir Intensitas Tinggi |
| Kabupaten Purwakarta | 18 Kecamatan (Jatiluhur, Wanayasa, dll) | Angin Kencang Sektoral |
| Kota Bandung | 11 Kecamatan (Sukasari, Coblong, dll) | Genangan Jalan Raya |
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD di masing-masing wilayah telah disiagakan untuk mengantisipasi laporan darurat dari masyarakat. Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan membawa pelindung hujan dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho besi.
Pihak berwenang mengimbau pembaruan informasi cuaca berkala tetap dipantau melalui kanal komunikasi resmi BMKG demi memastikan keselamatan selama mobilitas akhir pekan.