BMKG Imbau Warga Batam Waspada Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang

BMKG Imbau Warga Batam Waspada Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang
Foto: Ilustrasi BMKG Imbau Warga Batam Waspada Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di Kota Batam dan kawasan Kepulauan Riau untuk meningkatkan kewaspadaan. Peringatan ini dikeluarkan terkait adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan yang disertai petir dan angin kencang, seperti dikutip dari Media Indonesia.

Kondisi atmosfer di Batam sejak pagi hari terpantau berawan dengan temperatur udara berada pada rentang 25 hingga 32 derajat Celsius. Tingginya kadar kelembapan udara di wilayah tersebut memicu akselerasi pertumbuhan awan hujan, yang diprediksi terjadi sejak siang hingga malam hari.

Pihak prakirawan BMKG Bandara Hang Nadim Batam mengingatkan bahwa fluktuasi cuaca dapat berlangsung dalam tempo yang singkat. Oleh karena itu, warga yang memiliki mobilitas tinggi di luar ruangan diwajibkan untuk lebih berhati-hati.

ÔÇ£Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari,ÔÇØ kata prakirawan BMKG Bandara Hang Nadim Batam, Senin (25/5).

Dampak dari ketidakpastian cuaca ini mulai mengganggu aktivitas para nelayan yang beroperasi di wilayah pesisir Batam. Mereka dituntut ekstra waspada karena perubahan arah angin dan curah hujan kerap datang secara mendadak.

Yudi (34), seorang nelayan yang biasa mencari nafkah di kawasan pesisir Batu Aji, mengaku kini harus terus mengamati pergerakan awan sebelum memutuskan untuk berangkat melaut.

ÔÇ£Kalau sekarang cuaca cepat berubah. Pagi masih terang, siang tiba-tiba gelap dan hujan deras. Kami harus lebih waspada kalau sudah ada angin kencang,ÔÇØ ujarnya.

Keluhan senada diutarakan oleh Ismail (25), nelayan asal wilayah Nongsa. Menurutnya, situasi cuaca saat ini sangat menyulitkan operasional penangkapan ikan, khususnya bagi para nelayan kecil yang masih mengandalkan perahu tradisional.

ÔÇ£Kalau hujan dan angin kuat, kami biasanya memilih cepat kembali ke darat karena ombak juga mulai terasa lebih besar,ÔÇØ katanya.

Merespons situasi tersebut, BMKG mendesak para nelayan serta operator moda transportasi laut untuk selalu memeriksa pembaruan informasi cuaca sebelum berlayar. Walaupun tinggi gelombang laut saat ini dinilai masih dalam batas aman, keberadaan hujan petir dan angin kencang berisiko memotong jarak pandang sekaligus memicu ombak besar secara mendadak.

Bagi masyarakat umum, BMKG menyarankan untuk selalu membawa perlengkapan pelindung seperti payung atau jas hujan saat bepergian. Para pengendara kendaraan bermotor juga diminta menjaga kecepatan akibat kondisi jalanan yang licin dan terbatasnya pandangan di tengah guyuran hujan.

Dalam periode beberapa hari ke belakang, dinamika cuaca di Batam memang memperlihatkan pola yang tidak stabil. Cuaca cerah berawan yang bertahan sejak pagi hari kerap berubah drastis menjadi gumpalan awan mendung pada siang dan sore hari, yang kemudian menurunkan hujan di sejumlah titik.

Guna menghindari dampak buruk dari cuaca ekstrem ini, BMKG menginstruksikan warga untuk memantau rilis prakiraan cuaca terkini dan peringatan dini yang disiarkan melalui saluran komunikasi resmi lembaga tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi