Kelayakan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, sebagai lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) pada tanggal 1 Juni 2026 mendatang telah dipastikan oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, dilansir dari Otomotif.
Kepastian tersebut diperoleh setelah pihak berwenang melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan CFD sebelumnya. Berdasarkan laporan masyarakat, terdapat keluhan mengenai genangan air serta permukaan aspal baru yang dinilai kurang nyaman bagi para pejalan kaki di koridor tersebut.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal menjelaskan bahwa penanganan keluhan warga menjadi fokus utama saat ini meskipun apresiasi dari masyarakat tetap mengalir.
"Kalau secara umum, masyarakat mengapresiasi pelaksanaan CFD Rasuna Said, namun permasalahan tersebut harus kita tangani dengan baik," ujarnya dikutip dari keterangan resmi, Rabu (19/5/2026).
Proses penataan di kawasan Jalan Rasuna Said, khususnya di area sekitar Epicentrum, diakui memiliki tantangan tersendiri. Hal ini disebabkan adanya proyek pengerjaan penataan aliran air yang sedang berjalan secara bersamaan oleh Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta.
"Intinya terkait tanggal 1 Juni, kami upayakan badan jalan sudah layak untuk CFD. Namun mungkin belum selesai semuanya, dan itu kami upayakan semaksimal mungkin," katanya.
Sisi timur Jalan HR Rasuna Said yang tengah ditata tersebut mengusung konsep jalan sebagai ruang bersama yang inklusif atau complete street. Koridor ini menjadi salah satu jalur utama yang sangat strategis di wilayah Jakarta Selatan.
"Kami memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan nyaman di area tersebut. Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan dan kita targetkan dapat terlaksana dengan baik," tandasnya.
Pemerintah menargetkan seluruh proyek penataan di kawasan Rasuna Said ini akan selesai sepenuhnya bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada tanggal 22 Juni 2026.