Sebanyak 57 biksu dari empat negara memulai prosesi ritual Thudong dengan berjalan kaki dari Bali menuju Kota Solo pada Sabtu (23/5) sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2026. Para pemuka agama Buddha ini nantinya akan melanjutkan perjalanan spiritual mereka menuju pusat perayaan di Candi Borobudur, Magelang.
Seperti dilansir dari Media Indonesia, puluhan biksu tersebut langsung mendatangi Vihara Dharma Sundara yang terletak di Pucang Sawit, Jebres, setibanya mereka di Kota Solo. Di lokasi tersebut, mereka melaksanakan ritual sakral membasuh kaki yang bermakna sebagai simbol penyucian diri sebelum meneruskan ibadah.
Pihak panitia menyatakan bahwa rute perjalanan spiritual lintas provinsi yang melewati wilayah ini merupakan sebuah peristiwa baru. Kegiatan ini melibatkan perpaduan antara pemuka agama dari dalam negeri dan luar negeri.
"Ini pertama kalinya para biksu dari empat negara menjalani ritual Thudong dari Bali kemudian masuk ke Kota Solo," ungkap juru bicara Perayaan Waisak 2026, Pandita Muda Metasari Sutrisno.
Para biksu yang berasal dari mancanegara mencakup negara Malaysia, Burma (Myanmar), dan Thailand. Kelompok tersebut kemudian menyatukan rombongan dengan biksu domestik yang baru saja sampai dari daerah Jawa Timur. Selama masa transit di Solo, seluruh biksu juga melangsungkan puja bakti atau doa bersama di hadapan Sang Buddha.
Rombongan biksu setelah itu berpindah menuju Pura Mangkunegaran dan diterima langsung oleh Pengageng Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegoro X. Perjalanan lalu diteruskan ke Loji Gandrung selaku Rumah Dinas Wali Kota Solo untuk bersiap melaksanakan Kirab Budaya Waisak.
Prosesi kirab budaya dengan berjalan kaki menyusuri jalanan kota menuju Balai Kota Solo dijadwalkan mulai pukul 18.00 WIB. Sesampainya di Balai Kota pada pukul 19.00 WIB, para biksu sangha bersama seluruh umat yang hadir akan melaksanakan ritual pemandian rupang Buddha yang diprediksi memakan waktu selama dua jam.
Seluruh rangkaian kegiatan para biksu di Kota Solo dijadwalkan selesai pada Minggu pagi (24/5). Rombongan biksu Thudong akan dilepas dari Balai Kota Solo menuju Kabupaten Klaten tepat pada pukul 08.30 WIB dengan berjalan kaki searah melintasi Jalan Slamet Riyadi bagian selatan dengan memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) Solo.