Komplotan Begal Bersenjata Api Gasak Motor di Kebon Jeruk

Komplotan Begal Bersenjata Api Gasak Motor di Kebon Jeruk
Foto: Ilustrasi Komplotan Begal Bersenjata Api Gasak Motor di Kebon Jeruk.

Aksi pencurian sepeda motor dengan ancaman senjata api menimpa seorang pria bernama Alif (25) di kawasan Jalan Duri Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Minggu (10/5/2026). Korban sempat melakukan upaya perlawanan terhadap tiga orang pelaku yang mencoba membawa kabur kendaraannya saat ia sedang makan.

Perlawanan dilakukan dengan cara melemparkan benda tumpul ke arah komplotan tersebut di tengah situasi yang menegangkan. Peristiwa ini terjadi ketika Alif sedang berada di sebuah warung bakso yang berjarak tidak jauh dari kediamannya sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

"Saya sempat mengambil gelas, kemudian ngelempar ke dia (para pelaku pencuri motor) sambil ngejar motor," ujar Alif dalam keterangannya, Senin (11/5/2026), dikutip dari Antara.

Insiden bermula saat korban menyadari adanya aktivitas mencurigakan pada bagian kemudi sepeda motornya. Sebelum kejadian, ia sempat memperhatikan gerak-gerik dua orang pria yang mondar-mandir di area warung bakso tersebut.

"Pas lagi makan, ada orang masuk sini dua orang. Cuman keluar lagi. Nah, cuman pas lihat, posisi saya makan di sini di pojok, ada lihat motor saya gerak-gerak stangnya," kata Alif.

Setelah melihat kendaraannya hendak dicuri, Alif segera mengejar pelaku tanpa sempat menghabiskan pesanannya. Namun, pelaku langsung mengeluarkan senjata api untuk mengintimidasi korban agar tidak mendekat.

"Saya keluar, ÔÇÿwoi mau ngapain ini?ÔÇÖ. Dia langsung nodongin pistol ke saya, bilang ÔÇÿdiam, diam, diamÔÇÖ katanya," ujar Alif.

Ancaman tersebut meningkat ketika para pelaku mulai melepaskan tembakan berulang kali ke arah korban dan area sekitar. Alif mengaku melihat ketiga pelaku membekali diri dengan senjata selama proses pelarian mereka.

"Saya lihat tiga-tiganya megang senjata, yang dua orang nembakin. Lima kali tembakan mungkin. Bahkan pas jalan dia nembak lagi," ujar Alif.

Meskipun korban memberikan perlawanan, komplotan tersebut berhasil menggasak sepeda motor Honda CRF dengan nomor polisi F 2715 WAJ milik korban. Alif mengalami luka pada bagian kaki akibat terkena percikan serpihan benda di lokasi setelah rentetan tembakan dilepaskan.

"Ya ini kaki kena, cuman untungnya meleset, cuman kena serpihan doang," kata Alif.

Pihak kepolisian segera merespons laporan korban dengan melakukan pemeriksaan intensif di lokasi kejadian. Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha mengonfirmasi bahwa olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dilakukan bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat.

"Sudah kami cek TKP bergabung dengan Reskrim Polres dan saat ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut," kata Nur Aqsha.

Fokus penyelidikan saat ini mencakup identifikasi jenis senjata api yang digunakan oleh para pelaku dalam melancarkan aksinya di siang hari tersebut.

"Terkait senjata api, saat ini masih didalami oleh tim Polsek dan Polres," ujar Nur Aqsha.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap komplotan pencuri yang melarikan diri tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Artikel terkait

Rekomendasi