Bea Cukai Soekarno Hatta Sita Ribuan Kartu Pokemon dari Manila

Bea Cukai Soekarno Hatta Sita Ribuan Kartu Pokemon dari Manila
Foto: Ilustrasi Bea Cukai Soekarno Hatta Sita Ribuan Kartu Pokemon dari Manila.

Petugas Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta mengamankan sebanyak 2.678 kartu Pokemon atau Trading Card Game (TCG) dari penumpang rute Manila-Jakarta pada Jumat (15/5/2026). Ribuan kartu tersebut ditemukan petugas di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta karena tidak diberitahukan dalam dokumen kepabeanan.

Total komoditas yang disita terdiri dari 87 kartu kategori PSA Grade dan 2.591 kartu Non PSA Grade, sebagaimana dilansir dari Money. Pengungkapan kasus ini dilakukan melalui dua kali penindakan setelah petugas melakukan pemantauan dan profiling terhadap penumpang pesawat dengan nomor penerbangan PR535.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, mengungkapkan bahwa seluruh barang bukti yang diamankan memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Berdasarkan hasil penghitungan, potensi kerugian negara dari sektor pajak impor mencapai ratusan juta rupiah.

ÔÇ£Nilai keseluruhan barang yang diamankan mencapai Rp1.207.986.566,ÔÇØ ujar Hengky, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta.

Hengky menambahkan bahwa dari total nilai barang tersebut, terdapat potensi penerimaan negara yang tidak terbayar sebesar Rp333,4 juta. Petugas mendeteksi keberadaan kartu koleksi tersebut melalui pemeriksaan rutin menggunakan mesin pemindai serta pemeriksaan fisik di jalur merah.

ÔÇ£Dari hasil pemeriksaan X-Ray dan pemeriksaan fisik di jalur merah, petugas menemukan ribuan kartu Pok├®mon bernilai tinggi yang disimpan di koper kabin maupun koper bagasi tanpa diberitahukan kepada petugas Bea Cukai,ÔÇØ kata Hengky, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta.

Pada penindakan pertama, petugas menyita 1.310 kartu senilai Rp741,5 juta dengan potensi pajak Rp204,6 juta. Sementara itu, penindakan kedua menjaring 1.368 kartu dengan nilai mencapai Rp466,3 juta dan potensi penerimaan negara sebesar Rp128,7 juta.

Hengky menjelaskan bahwa kartu dengan kategori PSA Grade menjadi perhatian khusus karena harganya yang mahal. Kartu jenis ini telah mengantongi sertifikasi penilaian kualitas dari lembaga internasional sehingga masuk dalam kategori barang mewah bagi para kolektor.

ÔÇ£Namun tidak perlu khawatir, karena terdapat fasilitas pembebasan bea masuk untuk barang bawaan penumpang dengan nilai hingga 500 dollar AS per orang per kedatangan,ÔÇØ katanya Hengky, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta.

Pihak otoritas menekankan bahwa regulasi mengenai barang bawaan penumpang saat ini mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34 Tahun 2025. Aturan ini merupakan perubahan atas ketentuan sebelumnya mengenai prosedur ekspor dan impor barang yang dibawa oleh penumpang atau awak sarana pengangkut.

ÔÇ£Langkah ini dilakukan untuk melindungi penerimaan negara sekaligus menciptakan kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan yang berlaku,ÔÇØ tutup Hengky, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta.

Artikel terkait

Rekomendasi