Batita di Lombok Tengah Terjebak di Atap Rumah

Batita di Lombok Tengah Terjebak di Atap Rumah
Foto: Ilustrasi Batita di Lombok Tengah Terjebak di Atap Rumah.

Seorang anak laki-laki berusia dua tahun memicu kepanikan warga setelah ditemukan berada di atas atap rumahnya di wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (24/4/2026). Bocah tersebut diduga terlepas dari pantauan orang tuanya hingga berhasil memanjat ke bagian tertinggi bangunan tersebut.

Kejadian yang berlangsung dramatis ini terekam dalam kondisi anak tersebut menangis histeris karena ketakutan dan tidak mampu turun sendiri, sebagaimana dilansir dari Kompas. Insiden ini segera mengundang kerumunan warga sekitar yang berupaya memberikan pertolongan kepada korban yang terjebak.

Proses evakuasi dilakukan secara cepat oleh pihak keluarga dibantu oleh warga setempat yang datang ke lokasi kejadian. Batita tersebut akhirnya berhasil diturunkan dengan selamat tanpa mengalami luka fisik meskipun sempat mengalami syok akibat situasi tersebut.

Pihak kepolisian setempat melalui Bhabinkamtibmas Desa Gonjak, Aipda Ahmad Samsul Haki, memberikan respons langsung terhadap peristiwa ini dengan mendatangi lokasi. Ia memberikan peringatan keras kepada pihak keluarga mengenai pentingnya menjaga keselamatan anak di lingkungan rumah.

"Dan kami langsung memberikan edukasi kepada ibunya untuk lebih berhati-hati dan menjaga anaknya. Karena usia segitu anak lagi aktif-aktifnya," ujar Ahmad, Bhabinkamtibmas Desa Gonjak.

Ahmad menekankan bahwa karakteristik anak pada usia dini memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar sehingga memerlukan perhatian lebih dari orang dewasa di sekitarnya. Hal ini menjadi kunci utama agar insiden serupa yang membahayakan nyawa tidak terulang kembali di masa mendatang.

"Karena kita tidak tahu keaktifan anak kita itu seperti apa supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tambah Ahmad.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat luas untuk lebih waspada dalam mengawasi setiap aktivitas anak, terutama bagi mereka yang memiliki anak pada masa pertumbuhan aktif. Pengawasan ekstra dianggap krusial untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak terduga di dalam maupun luar rumah.

Artikel terkait

Rekomendasi