Bank Indonesia Naikkan Imbal Hasil SRBI demi Stabilkan Rupiah

Bank Indonesia Naikkan Imbal Hasil SRBI demi Stabilkan Rupiah
Foto: Ilustrasi Bank Indonesia Naikkan Imbal Hasil SRBI demi Stabilkan Rupiah.

Bank Indonesia secara agresif menaikkan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia untuk menstabilkan nilai tukar rupiah yang sempat melemah ke posisi Rp17.370 per dolar AS akibat pelarian modal asing, dilansir dari Investortrust pada Mei 2026.

Langkah penstabilan mata uang ini diambil setelah investor global melepas saham di tiga bank papan atas Indonesia dengan total nilai mencapai sekitar Rp16,1 triliun atau 1,01 miliar dolar AS sepanjang April 2026. Keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tinggi memicu arus keluar modal yang masif dari pasar negara berkembang.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menemui para investor elite di Singapura pada 28 April 2026 untuk memaparkan strategi bauran kebijakan moneter terintegrasi guna menjaga daya tarik aset domestik.

"Currently, Bank Indonesia implements an integrated monetary policy mix consisting of three main pillars," ujar Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia dalam rilis resmi pada Sabtu, 2 Ramadhan atau 2 Mei 2026.

Perry Warjiyo menjelaskan bahwa instrumen tersebut diterapkan secara bersamaan untuk memastikan pelemahan rupiah tidak memicu inflasi konsumen, dengan target pertumbuhan ekonomi tetap berada di angka 4,9 persen hingga 5,7 persen pada tahun 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi