Bank bjb Perkuat Pembiayaan Perumahan Lewat Peluncuran BSPS 2026

Bank bjb Perkuat Pembiayaan Perumahan Lewat Peluncuran BSPS 2026
Foto: Ilustrasi Bank bjb Perkuat Pembiayaan Perumahan Lewat Peluncuran BSPS 2026.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan bank bjb meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 di SMAN 1 Katapang, Kabupaten Bandung, pada Senin (13/4/2026). Inisiatif ini bertujuan memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar menjadi hunian yang aman dan sehat.

Sinergi tersebut dilansir dari Detik Finance mencakup kolaborasi pembiayaan perumahan serta pemberdayaan ekonomi rakyat. Melalui forum ini, bank bjb juga membentuk pipeline pembiayaan bagi 118 nasabah dengan total nilai plafon mencapai Rp52 miliar sebagai bagian dari komitmen penguatan sektor riil.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa instrumen pembiayaan ini dirancang untuk memicu pertumbuhan ekonomi serta memperkuat kapasitas UMKM di daerah. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan apresiasi khusus kepada bank bjb atas dukungannya terhadap penyelenggaraan Kredit Program Perumahan (KPP).

Pemerintah berharap bantuan stimulan ini mampu menggerakkan gotong royong warga sekaligus menyerap tenaga kerja lokal dalam pembangunan. Salah satu calon debitur yang mengelola usaha toko bahan bangunan di Soreang memberikan testimoni mengenai kemudahan layanan perbankan dalam agenda ini.

"Alhamdulillah proses permohonan kredit ke bank bjb cepat serta komunikasi dalam kelengkapan berkas enak dan komunikatif," ucap Alan, calon debitur.

Pelaku usaha lain yang turut serta dalam proses pengajuan kredit menyatakan bahwa dukungan perbankan sangat membantu pengembangan usaha milik keluarganya. Pengusaha ini sedang memproses pinjaman bernilai besar untuk memperluas sektor usahanya yang telah berjalan turun-temurun.

"alhamdulillah saya diajak ke acara yg dihadiri oleh bapak menteri PKP dan Gubernur Jabar , saya sedang proses pengajuan KPP 1 miliar yang sebelumnya orang tua saya merupakan nasabah bank bjb dengan usaha kontrakan yang dibiayai kredit dari bank bjb hingga saat ini sudah memiliki 14 kamar. Hatur nuhun bank bjb," ujar Fitriah, calon debitur.

Selain penyaluran kredit, bank bjb memberikan edukasi mengenai Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK untuk memastikan transparansi data dan menjaga kesehatan finansial nasabah. Materi ini disampaikan oleh perwakilan bank bjb, Taufik I Maulana, yang juga mengenalkan program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) untuk meningkatkan kompetensi pengusaha lokal.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Forum ditutup dengan sesi konsultasi langsung di meja dealing bagi 150 pelaku usaha yang terdiri dari pengembang dan toko bangunan.

Artikel terkait

Rekomendasi