Dua ruas jalan di wilayah Jakarta Selatan terendam banjir setelah hujan deras mengguyur kawasan Jabodetabek pada Senin (4/2/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat luapan air mulai mengganggu akses lalu lintas di lokasi terdampak sejak sore hari.
Ketinggian air yang merendam jalanan tersebut bervariasi antara 30 hingga 70 sentimeter, dilansir dari Megapolitan. Titik genangan terpantau berada di Jalan Swadarma Kelurahan Ulujami serta Jalan Ciledug Raya (Seskoal) di Kelurahan Cipulir.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan menjelaskan bahwa kenaikan tinggi muka air di Pos Pesanggrahan yang mencapai Siaga 3 menjadi pemicu utama. Intensitas curah hujan yang tinggi dalam durasi singkat mempercepat timbulnya genangan di dua titik tersebut.
ÔÇ£BPBD mencatat saat ini terdapat dua ruas jalan tergenang,ÔÇØ ujar Yohan, Senin.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, hingga Dinas Gulkarmat. Para personel fokus melakukan penyedotan air di lokasi banjir serta melakukan pembersihan pada saluran air yang tersumbat.
ÔÇ£BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik,ÔÇØ kata Yohan.
Hingga pukul 16.00 WIB, petugas di lapangan masih berupaya memulihkan kondisi jalan agar dapat dilalui kendaraan secara normal. Pihak berwenang juga memperingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air susulan jika hujan kembali turun.
BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.
Instansi terkait menyediakan saluran komunikasi khusus bagi warga yang membutuhkan bantuan evakuasi atau penanganan darurat lainnya di tengah cuaca buruk.
Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.