Teori konspirasi mengenai pendaratan manusia di Bulan ternyata masih terus bergulir hingga kini. Sentimen negatif ini tidak hanya menyasar program masa lalu, melainkan juga mulai membayangi misi antariksa terbaru, Artemis II.
Insiden kurang menyenangkan dialami oleh empat astronaut NASA saat melakukan kunjungan kerja ke Capitol Hill. Di tempat tersebut, mereka dijadwalkan bertemu dengan jajaran senator serta anggota dewan perwakilan rakyat Amerika Serikat guna membahas agenda perjalanan luar angkasa mereka.
Sebuah rekaman video yang tersebar luas di jagat media sosial memperlihatkan momen ketika seorang pria mendekati kru Artemis II di koridor gedung tersebut. Pria itu melontarkan tuduhan dengan nada tinggi dan agresif, serta mengklaim bahwa misi penjelajahan luar angkasa tersebut hanyalah sebuah kepalsuan.
"Berhenti berbohong! Berhenti berakting! Kalian semua belum pernah pergi ke luar angkasa," kata pria dalam video tersebut, seperti dikutip dari Space.com, Jumat (22/5/2026).
"Berhenti berbohong kepada publik, psyops kalian tidak berhasil!," sambungnya.
Kejadian konfrontasi ini mengingatkan publik pada peristiwa serupa yang pernah menimpa astronaut Apollo 11, Buzz Aldrin. Pada September 2002, Aldrin yang kala itu telah menginjak usia 72 tahun merespons tindakan provokatif dari Bart Sibrel, seorang penyangkal pendaratan Bulan, dengan sebuah pukulan di wajah.
Berbeda dengan reaksi keras di masa lalu, para awak Artemis II menunjukkan sikap yang jauh lebih terkendali. Anggota tim yang terdiri atas Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, serta astronaut asal Kanada, Jeremy Hansen, memilih untuk tidak terpancing emosi.
Mereka tetap berjalan sembari mengabaikan teriakan tersebut. Meski begitu, Victor Glover sempat menoleh untuk memberikan lambaian tangan dan sedikit senyuman kepada pria agresif tersebut.
"Hati-hati," kata Glover kepada pria tersebut sambil berjalan pergi.
Seperti dilansir dari Detik iNET, peluncuran misi Artemis II sendiri telah sukses dilaksanakan pada 1 April 2026. Misi ini membawa empat kru dalam agenda penerbangan melintasi orbit Bulan selama 10 hari sebelum akhirnya kembali berlabuh ke Bumi.
Perjalanan bersejarah ini menandai untuk pertama kalinya manusia kembali meluncur keluar dari orbit Bumi sejak misi Apollo 17 resmi berakhir pada Desember 1972. Berbeda dari era terdahulu, seluruh rangkaian proses misi Artemis II kali ini disiarkan secara penuh melalui tayangan langsung di media sosial.
Masyarakat dari berbagai penjuru dunia dapat menyaksikan secara transparan aktivitas harian para astronaut di dalam kapsul Orion. Selain visual dari ruang angkasa, momen lepas landas di Space Coast, Florida, juga disaksikan secara langsung oleh ribuan pasang mata di lokasi peluncuran.