Sebuah video viral pada Januari 2026 memperlihatkan insiden interogasi terhadap pedagang es gabus keliling di Kemayoran, Jakarta Pusat. Pedagang bernama Suderajat (49) tersebut dituduh menggunakan bahan spons berbahaya pada produk dagangannya.
Dilansir dari Caritahu, tuduhan tersebut muncul karena tekstur es gabus yang dianggap sangat kenyal dan memiliki pori-pori menyerupai spons sintetis. Insiden ini sempat diwarnai tindakan kasar dari aparat di lapangan sebelum dilakukan pemeriksaan medis secara resmi.
Tim Keamanan Pangan Polda Metro Jaya segera turun tangan melakukan uji laboratorium untuk memastikan kandungan jajanan tersebut. Hasil pengujian secara resmi menyimpulkan bahwa es gabus tersebut aman dan layak dikonsumsi masyarakat.
Berdasarkan hasil uji laboratorium, bahan utama es tersebut murni terbuat dari tepung hunkwe, bukan spons atau material berbahaya lainnya. Tekstur berpori yang dicurigai warga sebenarnya merupakan karakteristik alami dari hunkwe yang mengembang saat dibekukan.
Tepung hunkwe merupakan pati murni yang diekstrak dari kacang hijau melalui proses perendaman yang cukup panjang. Berbeda dari tepung kacang hijau biasa, hunkwe hanya mengambil sarinya melalui tahap penggilingan, pengendapan, dan pengeringan.
Karakteristik utama tepung ini adalah warnanya yang putih bersih, tekstur sedikit kasar saat kering, namun mengeluarkan aroma harum kacang hijau saat dimasak. Bahan ini memiliki sejarah panjang dalam kuliner Nusantara yang dipengaruhi budaya Tionghoa.
Hunkwe berasal dari dialek Hokkien, yakni h├║n-ku├®, yang dibawa oleh para imigran dan pedagang Tiongkok berabad-abad silam. Bahan ini telah lama diintegrasikan ke dalam berbagai resep kudapan tradisional Indonesia.
Keunggulan dan Tekstur Autentik
Adonan hunkwe yang dipanaskan akan menghasilkan tekstur yang sangat kenyal, transparan, dan kenyal setelah didinginkan. Sifat ini sangat unik dan sulit digantikan oleh jenis tepung lain seperti maizena yang cenderung lebih lembut atau tepung beras yang lebih rapuh.
Hunkwe juga dikenal sebagai bahan pangan yang bebas gluten, sehingga aman bagi individu dengan kondisi sensitif terhadap gluten atau celiac. Selain itu, pati kacang hijau mengandung nutrisi penting seperti protein nabati, fosfor, kalsium, dan zat besi.
Sifatnya yang netral membuat hunkwe sangat mudah menyerap aroma tambahan seperti daun pandan, santan, maupun gula merah. Daya tahan teksturnya juga cukup kuat dan tidak mudah meleleh meskipun bercampur dengan bongkahan es.
Warisan Kuliner Es Gabus di Indonesia
Es gabus atau es hun kwe merupakan salah satu jajanan pasar yang sangat populer bagi generasi tahun 80-an hingga 90-an. Nama es gabus sendiri diambil dari tampilannya yang berlapis warna-warni dan memiliki rongga seperti busa gabus.
Selain es gabus, hunkwe menjadi bahan baku utama berbagai kudapan tradisional lainnya. Beberapa di antaranya meliputi es selendang mayang, es cendol, kue talam, nagasari, ongol-ongol, cente manis, hingga puding hunkwe.
Meskipun keberadaannya kini mulai langka karena persaingan dengan hidangan penutup modern, es gabus tetap menjadi bagian penting dari sejarah jajanan tradisional. Insiden di Kemayoran tersebut pada akhirnya berujung pada permohonan maaf terbuka dari pihak aparat setelah fakta laboratorium terungkap.